UPI Purwakarta Cegah Kekerasan Seksual pada Anak lewat Edukasi Batasan Sentuhan Berbasis AI

PENCEGAHAN. Tim PKM UPI Kampus Purwakarta melaksanakan kegiatan bertajuk "Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Kecerdasan Artifisial untuk Edukasi Batasan Sentuhan sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Dini", di TK Tunas Rimba, beberapa waktu lalu.

IDEANEWSID. Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta melaksanakan kegiatan bertajuk “Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Kecerdasan Artifisial untuk Edukasi Batasan Sentuhan sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Dini”, beberapa waktu lalu.

Bertempat di TK Tunas Rimba, Jl. Siliwangi, Kelurahan Nagri Kidul, Purwakarta, kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan pihak sekolah di bawah kepemimpinan Mai Mutiah Tri Wahyuni, dengan sasaran peserta didik Kelompok B.

Melalui kegiatan ini, Tim PKM berupaya memberikan edukasi mengenai batasan sentuhan dengan memanfaatkan media pembelajaran interaktif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Kegiatan ini merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui penerapan inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital untuk mendukung terciptanya proses belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna.

Dalam kegiatan tersebut, peserta didik mempraktikkan game edukatif “Area Privasiku” yang dikembangkan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Baca juga:  Pro dan Kontra Kurikulum Merdeka

Melalui permainan interaktif ini, anak-anak diajak mengenali bagian tubuh yang termasuk area privasi, memahami perbedaan sentuhan yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh orang lain, serta mempelajari langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak nyaman.

Penyampaian materi melalui media berbasis permainan menjadikan proses belajar lebih menarik dan mudah dipahami sehingga anak dapat memperoleh pemahaman awal mengenai pentingnya menjaga diri sejak usia dini.

Selama implementasi berlangsung, peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap tahapan permainan. Anak-anak aktif berinteraksi dengan media, menjawab pertanyaan, serta mengikuti arahan dari tim pelaksana selama proses pembelajaran.

Guru kelas turut mendampingi kegiatan sehingga proses edukasi dapat berlangsung secara efektif dan materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta didik.

Selain memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak, kegiatan ini juga memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kepada guru sebagai alternatif media pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas.

Baca juga:  Pengabdian Masyarakat, UNJ Perkuat Nilai Tazkiyatun Nafs dalam Perspektif Tasawuf Akhlaki di Cisaat Subang

Pemanfaatan teknologi ini menunjukkan bahwa AI dapat digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, kontekstual, serta mendukung pendidikan mengenai perlindungan diri pada anak usia dini.

Bekal Penting sejak Dini

Ketua Tim PKM, Ulva Elviani, menyampaikan bahwa edukasi mengenai batasan sentuhan merupakan bekal penting yang perlu dikenalkan sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak.

“Melalui game Area Privasiku berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kami berharap anak-anak dapat lebih mudah memahami konsep area privasi tubuh dan batasan sentuhan. Di sisi lain, guru juga memperoleh inspirasi dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang inovatif dan bermakna,” kata Ulva.

Kepala TK Tunas Rimba, Mai Mutiah Tri Wahyuni, turut menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim UPI Kampus Purwakarta.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim UPI Kampus Purwakarta. Edukasi mengenai batasan sentuhan merupakan materi yang sangat penting dikenalkan sejak usia dini,” ujarnya.

Baca juga:  Kerja Sama Internasional, UPI Purwakarta dan University of Sheffield Kembangkan STEAM untuk PAUD

Ia mengatakan, kehadiran media pembelajaran interaktif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) seperti game Area Privasiku membuat anak-anak lebih antusias dalam belajar, sehingga materi dapat dipahami dengan lebih mudah.

“Kami berharap inovasi seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan bermakna,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik memiliki pemahaman dasar mengenai pentingnya menjaga area privasi tubuh, mengenali batasan sentuhan, serta berani menyampaikan kepada orang tua maupun guru apabila mengalami situasi yang membuat mereka merasa tidak nyaman.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan guru dalam memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai media pembelajaran yang inovatif, sekaligus menjadi salah satu upaya preventif dalam mendukung pendidikan perlindungan anak di lingkungan sekolah. (Red)