Hadapi Lebaran, Baznas Purwakarta Salurkan Insentif untuk Guru DTA dan TPQ

SIMBOLIS. Penyerahan bantuan insentif untuk guru DTA dan TPQ dari Baznas Purwakarta dilakukan secara simbolis.

IDEANEWSID. Menjelang Lebaran tahun jni, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purwakarta menyalurkan insentif untuk guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ), Selasa (18/4/2023).

Bertempat di Gedung Dakwah, Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 65, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, insentif tersebut diserahkan kepada 475 DTA dan 162 TPQ.

Ketua Baznas Purwakarta Hj. Rika Ristiawati, M.E., menyebutkan, untuk DTA nilai bantuan insentifnya Rp600.000, sedangkan bagi TPQ bantuan insentifnya senilai Rp400 ribu.

“Sehingga total bantuan insentif yang kami salurkan untuk guru DTA sebesar Rp285.000.000, sementara bagi guru TPQ nilai totalnya Rp64.800.000,” kata Rika saat dikonfirmasi melalui gawainya, Rabu (19/4/2023).

Baca juga:  Polres Purwakarta Tangkap Anggota Geng Motor Pelaku Pembacokan

Hadir pada kegiatan tersebut Plt. Asisten Daerah Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Masyarakat H. Asep Surya Komara, S.H., M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta H. Sopian, S.Pd.I., M.Si., dan Ketua Dewan Syariah Prof. Dr. K.H. Abun Bunyamin, M.A.

Dijelaskan Rika, Baznas memiliki perhatian khusus untuk guru DTA dan TPQ. Selain rutin menyalurkan bantuan insentif setiap menjelang Idulfitri, Baznas juga membayarkan iuran peserta BPJamsostek guru DTA dan TPQ.

Baca juga:  Hendak Kelola Zakat, UPZ Harus Mengajukan RKAT ke Baznas

“Kami juga memiliki program Bedah DTA. Namun, karena kebutuhan untuk merenovasi DTA ini memerlukan biaya yang tak sedikit, maka kami pun memulai Gerakan Infak Seribu di DTA,” ujar Rika.

Dijelaskannya, Gerakan Infak Seribu selama ini baru dilaksanakan di tingkat SD. Dengan memulai Gerakan Infak Seribu di DTA, sambungnya, diharapkan dapat bermanfaat bagi pembangunan DTA itu sendiri.

Baca juga:  Nakhodai Perklin Purwakarta, Deni Darmawan: Layanan Kesehatan Harus Bersifat Mutually Beneficial

“Prinsipnya, dari DTA untuk DTA. Kita lihat DTA mana yang urgensi paling tinggi untuk dilakukan perbaikan. Seterusnya bergiliran. Dan semoga untuk kesejahteraan DTA ini ada perhatian dari pemerintah daerah,” ucapnya.

Rika pun mengungkapkan bahwa Kemenag Purwakarta mengapresiasi bantuan Banzas untuk DTA dan TPQ yang mana keduanya merupakan bagian dari keluarga besar Kemenag.

“Bahkan, Kepala Kemenag aksn mendorong Bupati Purwakarta untuk mengeluarkan Perbup terkait DTA. Mudah-mudahan dapat dan segera terwujud,” kata Rika. (Red)