Penarik Becak di Cirebon Dapat Kompensasi Rp1,4 juta, Siap Patuhi Arahan Gubernur Jabar

TERIMA KOMPENSASI. Sebanyak 20 penarik becak di Pasar Minggu, Kabupaten Cirebon, menerima kompensasi dari Gubernur Jawa Barat untuk libur bekerja selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H.

IDEANEWSID. Sebanyak 20 penarik becak di Pasar Minggu, Kabupaten Cirebon, menerima kompensasi dari Gubernur Jawa Barat untuk libur bekerja selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H, Sabtu (14/3/2026).

Taslim, salah satu pengemudi becak mengaku senang dengan adanya uang kompensasi yang diterimanya hari ini. Ia menerima uang senilai Rp1,4 juta.

“Kami ada 20 orang yang menerima kompensasi dari Pak Gubernur. Baru tahun ini dapat,” kata Taslim.

Ia menyatakan siap mematuhi kebijakan “cuti” bekerja sementara waktu selama H-7 dan H+7 Idulfitri atau selama 14 hari tidak menarik penumpang di kawasan Pasar Baru, Kabupaten Cirebon.

Baca juga:  Makalah Calon Sekda Purwakarta Diuji

“Terimakasih, kami akan mematuhi karena sudah menerima kompensasinya. Uang kompensasi untuk bayar zakat fitrah dan membeli baju anak,” ujarnya.

Menurut Taslim, kompensasi dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat lebih besar dibandingkan dengan pendapatannya ketika beroperasional.

Ia biasa mendapatkan penghasilan rata-rata Rp50 ribu per hari dari mengayuh becak. Jika sedang sepi, bisa saja sama sekali tidak mendapatkan penumpang.

Baca juga:  Bang Ara, KDM dan Om Zein Kunjungi HWB Purwakarta, Penyedia Hunian Berkualitas dan Terjangkau untuk MBR

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kompensasi kepada pengemudi angkot, delman hingga becak sebesar Rp1,4 juta agar tidak beroperasi selama arus mudik dan balik Idulfitri.

Tujuannya, kata gubernur yang akrab disapa KDM ini, yaitu untuk mengurangi kepadatan jalur mudik di wilayah Jawa Barat.

“Sebanyak 5.000 pengemudi angkot, becak dan delman mendapatkan kompensasi sebesar Rp1,4 juta per orang,” ucap KDM.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi langkah Gubernur KDM yang menginisiasi pemberian kompensasi kepada angkutan tradisional untuk memperlancar arus mudik di Jabar.

Baca juga:  Pengurus PWI Purwakarta 2022-2025 Dilantik

“Selain memperlancar arus, juga membantu pengemudi becak untuk menghadapi Idulfitri. Saya mengimbau kepada wilayah lain untuk bisa mengikuti cara Gubernur Jabar ini,” katanya.

Ia juga mengimbau agar warga pencari koin di wilayah jalur Pantura Kali Sewo untuk tidak beroperasi. Selain membahayakan diri juga dapat mengancam keselamatan pengendara. Ia juga memastikan jalur pantura Jabar mulus dan aman untuk dilalui. (Red)