IDEANEWSID. Sebagai pendidik, seorang dosen tidak hanya berpaku kepada mengajar para mahasiswa. Akan tetapi, dirinya juga memiliki tanggung jawab lain sebagaimana yang telah disebutkan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Salah satunya, yakni Pengabdian pada Masyarakat atau yang biasa disebut dengan P2M. Yaitu, usaha dalam membantu pengembangan masyarakat baik secara individu atau berkelompok.
Sebagaimana yang telah dilakukan di perguruan tinggi lainnya, para dosen di program studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta juga melakukan program P2M ini.
Mereka melakukan pengabdian masyarakat di Aula Kantor Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Dimulai sejak Jumat, 2 Juni pukul 08.00 WIB hingga selesai, kegiatan ini dihadiri warga setempat, termasuk sesepuh, dan ustaz yang bermukim di Desa Cisaat.
“Pendampingan Penguatan Nilai-Nilai Religius pada Masyarakat Desa Wisata Edukasi Cisaat Kecamatan Ciater Kabupaten Subang” merupakan tema besar yang diusung pada P2M di Desa Cisaat.
Pengabdian masyarakat ini hadiri oleh para dosen, sekaligus sebagai narasumber.
Di antaranya, Firdaus Wajdi M.A., Ph.D., selaku Wakil Dekan 1 Bidang Akademil Fakultas Ilmu Sosial, dan Rihlah Nur Aulia, M.A., selaku Ketua Tim P2M.
Turut hadir pula, Muslihin Amali, S.Pd.I., M.A., M. Ridwan Effendi, M. Ud., dan Dr. Sa’dullah M.Ag.
Program pengabdian ini dimulai dengan pembukaan dan sambutan-sambutan yang disampaikan Wakil Dekan 1 FIS yakni, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D.
Kemudian, dilanjutkan dengan sambutan kepada Kepala Desa Suryana beserta penyerahan Cendermata dan bibit pohon jati.
Adapun pemaparan materi yang disampaikan para narasumber bersifat paralel. Di antaranya seperti yang disampaikan Ketua Tim P2M Rihlah Nur Aulia, M.A.
Eco Friendly House
Tema materinya yaitu “Penguatan Manajemen Peran Masyarakat Muslim dalam Mewujudkan Rumah Ramah Lingkungan (Eco Friendly House) pada Masyarakat Desa Cisaat Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat”.
“Di zaman ini, diperlukannya bangunan yang ramah lingkungan guna melestarikan dan menjaga alam yang ada di sekitar,” kata Rihlah.
Hal tersebut, sambungnya, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Di antaranya yaitu, tepat guna lahan, menghemat energi dan air, mengolah sampah dengan baik 3 R (reduce, reuse, recycle).
“Kemudian, meminimalisir sumber polutan, serta memanajemen atau mengelola lingkungan bangunan dengan baik,” ujarnya.
Pengabdian yang dilaksanakan di Desa Wisata Edukasi Cisaat berjalan dengan lancar dan ditutup dengan foto bersama di antara masyarakat dengan dosen PAI.
Dengan adanya pemaparan tentang materi tersebut diharapkan masyarakat dapat lebih aware terhadap lingkungan sekitar sehingga keindahan alam dan lingkungan yang ada di desa Cisaat dapat tetap terjaga dan terlestarikan. (Red)






