Antisipasi Bencana, BPBD Siapkan Posko Mudik di 82 Titik di Jawa Barat

POSKO MUDIK. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat bersama BPBD kabupaten/ kota tengah menyiapkan Posko Mudik Idulfitri di 82 titik di Jawa Barat.

IDEANEWSID. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat bersama BPBD kabupaten/ kota tengah menyiapkan Posko Mudik Idulfitri di 82 titik di Jawa Barat.

Pembentukan posko tersebut merupakan upaya antisipasi bencana selama mudik Idulfitri 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar Teten Ali mengatakan, Posko Mudik Idulfitri 2026 terdiri dari posko utama dan posko pendukung.

Posko utama berada di kantor BPBD kabupaten/ kota. Sementara, posko pendukung dibangun di jalur berpotensi longsor, banjir dan tempat wisata alam yang terdapat potensi bencana.

Baca juga:  Penarik Becak di Cirebon Dapat Kompensasi Rp1,4 juta, Siap Patuhi Arahan Gubernur Jabar

Jumlah pokso di setiap daerah berbeda tergantung seberapa besar potensi terjadinya bencana.

Beberapa daerah memiliki posko pendukung hingga lima titik, yakni Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran. Sementara, daerah lain memiliki satu hingga empat posko pendukung.

Dikatakan Teten, di setiap posko disiapkan personil dan peralatan kebencanaan. Personil BPBD akan dibantu oleh sejumlah pihak, seperti PMI dan organisasi lain.

Baca juga:  Peduli Sesama Hadir untuk Negeri, Perum Jasa Tirta II Bantu Korban Pergerakan Tanah Pasirmunjul Purwakarta

“Selain memberikan layanan penanganan bencana, BPBD juga menyediakan tempat istirahat di Posko Mudik Idulfitri,” kata Teten, Kamis (12/3/2026)

Posko Mudik Idulfitri akan didirikan mulai 14 Maret 2026 hingga 28 Maret 2026.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca selama Idulfitri 2026 didominasi berawan dan hujan lebat.

Adapun Jawa Barat berpotensi terjadi curah hujan sangat tinggi saat Idulfitri 2026.

Baca juga:  Kepala Daerah di Jabar Disiplin Bayar Pajak, Bupati Anne Raih Penghargaan Bergengsi

BMKG mengimbau masyarakat terus memantau kondisi cuaca selama mudik melalui System of Interactive Aviation Meteorology (INASIAM) untuk penerbangan.

Sementara untuk pelayaran bisa memantau Indonesia Weather Information for Shipping (INA-WIS) , serta Digital Weather for Traffic (DWT) untuk transportasi darat. (Red)