Brigjen Tri dan Kolonel Aditya Kompak Beri Dukungan untuk Haul Ke-172 Syekh Baing Yusuf

DUKUNGAN. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Tri Haryanto yang berasal dari Kecamatan Jatiluhur dan Kolonel Inf Aditya Mulyadi yang berasal dari Kecamatan Purwakarta kompak menunjukkan dukungan untuk Haul Syekh Baing Yusuf lewat aplikasi twibbon atau bingkai foto digital.

IDEANEWSID. Haul ke-172 Syekh Baing Yusuf yang ke-172 akan digelar di Masjid Agung Baing Yusuf, Purwakarta pada Minggu, 2 Agustus 2026, mendatang.

Syekh Baing Yusuf merupakan ulama besar keturunan ke-24 Prabu Siliwangi. Ia menyebarkan Islam di Purwakarta sejak 1820 dan mendirikan Masjid Agung Baing Yusuf pada 1826.

Ia juga guru dari ulama masyhur yang juga Imam Masjidil Haram Syekh Nawawi al-Bantani yang merupakan tempat bergurunya KH. Ahmad Dahlan, Pendiri Muhammadiyah dan KH. Hasyim Asy’ari, Pendiri Nahdlatul Ulama.

Pada haul tahun ini ada nuansa baru, di mana, masyarakat Purwakarta turut menyemarakkan peringatan tersebut melalui aplikasi twibbon dan menyebarkannya di sosial media.

Tak ketinggalan, dua perwira TNI asal Purwakarta turut serta membagi twibbon-nya sebagai bentuk pengkhidmatan kepada Mahaguru Ulama Nusantara Abad 19 tersebut.

Adalah Brigadir Jenderal TNI (Mar) Tri Haryanto yang berasal dari Kecamatan Jatiluhur dan Kolonel Inf Aditya Mulyadi yang berasal dari Kecamatan Purwakarta. Keduanya kompak menunjukkan dukungannya melalui bingkai foto digital itu.

Baca juga:  BKPSDM Purwakarta Umumkan Hasil Penilaian Rekam Jejak Calon Sekretaris Daerah

Untuk diketahui, Tri saat ini aktif menjabat sebagai Staf Ahli TK II Panglima TNI setelah sebelumnya menjabat sebagai komandan Grup B Paspampres RI. Sementara Aditya, berdinas di Kementerian Pertahanan RI, sebagai Analis Kebijakan Madya.

Menanggapi dukungan dari dua putra terbaik Purwakarta itu, Pendiri Bela Purwakarta (Belpur), Aa Komara, akrab disapa Akom, didampingi Humas Belpur, Boriel Al-Betsuni, menyambut baik.

Untuk diketahui pula, baik Tri maupun Aditya adalah adalah rekan se-angkatannya di SMAN 1 Purwakarta (Smansa ’95).

Memotivasi Generasi Muda

“Atensi dari warga Purwakarta yang berdinas di luar, seperti Brigjen Tri dan Kolonel Aditya ini sangat penting untuk memotivasi generasi muda untuk mencintai kearifan lokal, termasuk mengenal ketokohan Syekh Baing Yusuf ini sebagai ikon syiar Islam di Purwakarta,” kata Akom kepada wartawan, Sabtu (1/8/2026).

Baca juga:  Langgar Peraturan Sendiri, KPU Purwakarta Dilaporkan Bawaslu

Urang Purwakarta, sambungnya, harus terus ditumbuhkan rasa kebanggaannya terhadap kota kelahirannya, kota tempat bermukimnya, kota tempat cikal bakal dari perjalanan hidupnya.

“Salah satunya dengan terus mengenang dan menghormati figur-figur yang dahulu membawa nama Purwakarta menjadi harum hingga sekarang ini, di antaranya Syekh Baing Yusuf ini,” ujarnya.

Akom berharap keduanya bisa turut menghadiri langsung Haul Syekh Baing Yusuf, Haul Dalem Sholawat, Haul Dalem Santri, Haul Mama Sempur Plered, dan tokoh tokoh lainnya.

“Idealnya, di setiap peringatan Hari Jadi Purwakarta pun, yakni setiap 20 Juli, para Putra Purwakarta ini bisa kompak menghadiri momentum bersejarah tersebut,” ucap Akom.

Selain Brigjen Tri dan Kolonel Aditya, masih ada figur-figur lainnya yang notabene masih se-angkatan dan rata-rata sudah melewati fase sebagai Dandim atau Kapolres.

Baca juga:  Bupati Purwakarta Imbau Masyarakat Tak Panik, Tetap Disiplin Prokes

Di antaranya, Brigjen Inf. Rudi Setiawan, Kolonel Inf. Syamsul Alam, Kolonel Inf. Ari Suseno, Kolonel Inf. Deni Eka Gustiana, Letkol TNI AU Bambang Aji Setianegara, Letkol CPM Diki Darmawan, Kombes Pol. Cepi Noval, dan Kombes Pol. Ian Rizkian Milyardin.

Akom juga mengapresiasi bahwa jejaring komunikasi para Putra Purwakarta ini masih terawat dan suatu saat bisa pulang kampung secara bersamaan untuk menghadiri haul, Hari Jadi Purwakarta atau momentum penting lainnya yang bernuansa ke-Purwakarta-an.

“Sosok mereka juga bisa dihadirkan sebagai motivator pada kelas inspirasi bagi generasi muda Purwakarta agar termotivasi untuk fokus mengukir jejak prestasi dan terhindar dari pengaruh buruk atau aktivitas negatif,” kata Akom. (Red)