Sukses Olah Limbah Eceng Gondok, Jasa Tirta II Raih 2 Penghargaan TJSL & CSR Award 2023

PENGHARGAAN. Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko Jasa Tirta II Indriani Widiastuti saat menerima penghargaan Special Appreciation The Most Committed BOD of BUMN on TJSL Pilar Lingkungan.

IDEANEWSID. Jasa Tirta II kembali meraih penghargaan TJSL & CSR Award Tahun 2023 Pilar Lingkungan kategori Platinum atas keberhasilannya menerapkan program “Pengolahan Limbah Eceng Gondok” di Waduk Jatiluhur untuk kelestarian lingkungan dan mendukung bisnis perusahaan.

Hal tersebut membuat Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko Jasa Tirta II Indriani Widiastuti juga mendapatkan Special Appreciation The Most Committed BOD of BUMN on TJSL Pilar Lingkungan.

Indriani dinilai berhasil mengawal keberlangsungan program TJSL yang berorientasi lingkungan secara berkelanjutan.

Program pengolahan limbah eceng gondok yang bertajuk “Danau Bersih Emas Teraih” ini bermula dari permasalahan eceng gondok yang massif di Waduk Jatiluhur.

Di Waduk Jatiluhur yang luasnya 8.300 hektare ini setelah dimapping luas eceng gondoknya ada sekitar 300 hektare yang seharusnya bisa dimanfaatkan.

Baca juga:  Kodim 0619/Purwakarta Sulap Eceng Gondok Jadi Pakan Ikan

Akan tetapi itu menjadi gulma dan kemudian mengganggu kualitas air dan mengancam produksi listrik di Jasa Tirta II.

“Program “Danau Bersih Emas Teraih” ini berbasis pemberdayaan masyarakat. Yakni, mengajak warga memanen eceng gondok yang ada di perairan Waduk Jatiluhur,” kata Indriani Widiastuti melalui rilisnya, Sabtu (12/8/2023).

Eceng gondok tersebut, sambungnya, dikumpulkan pada dumpling area dan kemudian diolah menjadi humus aktif dan enzymatic.

Kolaborasi dengan BUMN Lain

Program ini, kata dia, mengenengahkan kolaborasi dengan BUMN lain untuk menghasilkan dampak yang lebih signifikan untuk masyarakat dan lingkungan.

“Kami menggandeng Yayasan ESQ Kemanusiaan untuk menggagas program tersebut dan juga BUMN lainnya,” ujarIndriani Widiastuti.

Baca juga:  Dirut PLN Darmawan Prasodjo Hattrick CEO Of The Year

Dengan adanya program pengolahan eceng gondok ini, lanjutnya, masyarakat mendapatkan keterampilan baru pengolahan eceng gondok dan peluang menambah penghasilan dari produk humus aktif dan enzymatic.

“Serta meningkatkan hasil peternakan dan pertanian dengan media tanam humus aktif dan nutrisi dari enzymatic,” ucapnya menjelaskan.

Untuk perairan Waduk Jatiluhur dan lingkungan, program pemanfaatan eceng gondok ini dapat mencegah percepatan pendangkalan waduk.

Selain itu, dapat meminimalisir amoniak, memperbaiki kualitas air waduk, mempertahankan biota di dalam waduk, mengurangi populasi eceng gondok dan melestarikan waduk.

“Melalui program ini, diharapkan dapat menciptakan hubungan yang harmonis dan meningkatkan gotong-royong di antara masyarakat dan BUMN,” kata Indriani Widiastuti.

Baca juga:  Sharing Session dengan Mahasiswa Unpad, Perum Jasa Tirta II: Eceng Gondok Ramah Lingkungan dan Ekonomis

Juga, kata dia, bersama-sama membangun perekonomian masyarakat serta mengurangi limbah untuk lingkungan hidup yang lebih baik.

Sementara itu, TJSL & CSR Award 2023 merupakan event ketiga yang digagas oleh BUMN Track didukung oleh Indonesia Shared Value Institute (ISVI).

Ini sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi tertinggi bagi BUMN dan Anak Perusahaan BUMN yang telah menjalankan program TJSL yang in-line dengan empat pilar SDGs.

Keempatnya berupa Pilar Sosial, Ekonomi, Lingkungan, Hukum dan Tata Kelola, serta memberikan nilai tambah (Creating Shared Value) bagi perusahaan.

Proses penilaian terdiri dari beberapa tahap seleksi dan verifikasi melalui pengisian kuesioner dan presentasi program TJSL dengan Dewan Juri yang telah ditentukan. (Red)