Polres Subang – Pemdes Ciater Susun Struktur Organisasi Kampung Bebas Narkoba

SUSUN STRUKTUR. Kasatresnarkoba Polres Subang AKP Heri Nurcahyo saat memimpin rapat penyusunan struktur organisasi Kampung Bebas Narkoba.

IDEANEWSID. Pembentukan Kampung Bebas Narkoba di Desa Ciater Kabupaten Subang yang diprakarsai Satresnarkoba Polres Subang bersama Pemerintah Desa Ciater terus menunjukkan progres yang signifikan.

Adapun saat ini tengah disusun struktur kepengurusan atau organisasi Kampung Bebas Narkoba. Sehingga, pengelolaan Kampung Bebas Narkoba nantinya akan berjalan sesuai dengan program yang telah ditetapkan.

Baca juga:  Baru Dua Pekan Menjabat, Kasatresnarkoba Polres Subang Diganjar Penghargaan

Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu melalui Kasatresnarkoba AKP Heri Nurcahyo menyebutkan, struktur organisasi Kampung Bebas Narkoba bersifat mandiri dan memiliki program yang beragam.

“Di antaranya sosialisasi dan edukasi yang rutin dilaksanakan di berbagai kegiatan kemasyarakatan. Termasuk melakukan pengawasan terhadap peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba,” kata Heri kepada wartawan, Senin (14/8/2023).

Baca juga:  Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Menembak, Kodim 0619/Purwakarta Bekali Prajurit dengan Latbakjatri

Dijelaskan Heri, struktur organisasi Kampung Bebas Narkoba diketuai langsung oleh Kepala Desa Ciater beserta jajaran aparat desa dan tokoh masyarakat.

”Ketuanya Kades Ciater, adapun pelindungnya Bupati Subang, Kapolres Subang dan Dandim 0605/Subang,” ujarnya mengungkapkan.

Dirinya pun berharap, seluruh pengurus Kampung Bebas Narkoba bisa ikut berperan aktif sesuai dengan kapasitas dan tanggung jawabnya masing-masing. Sehingga dapat mewujudkan Desa Ciater sebagai kawasan yang bersih dan bebas dari narkoba.

Baca juga:  Bupati Purwakarta Ajak Muhammadiyah Perkuat Ikhtiar Pembangunan

“Pada kegiatan pembentukan struktur ini, kami juga menyampaikan ajakan dan upaya agar bersama-sama memerangi narkoba secara proporsional. Termasuk, ciri-ciri penyalahgunaan narkoba, serta langkah preventif dan cara penanganannya,” kata Heri. (Red)