IDEANEWSID. Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan ketenagalistrikan terus digencarkan PLN UP3 Purwakarta.
Melalui sosialisasi edukasi bertajuk “Perhatikan Jarak Aman”, PLN mengajak masyarakat lebih peduli terhadap potensi bahaya listrik di sekitar lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas di dekat jaringan listrik.
Kampanye ini menyoroti sejumlah aktivitas yang kerap dilakukan masyarakat namun berisiko tinggi apabila berada terlalu dekat dengan jaringan listrik.
Di antaranya, seperti pembangunan rumah, pemasangan antena dan reklame, permainan layang-layang, hingga penebangan pohon di sekitar jaringan distribusi listrik.
Dalam materi sosialisasi tersebut, PLN mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik untuk mencegah potensi kecelakaan kelistrikan.
Manager PLN UP3 Purwakarta, Kurniawan Fitrianto menegaskan bahwa edukasi keselamatan kelistrikan menjadi bagian penting dari komitmen PLN dalam memberikan pelayanan kelistrikan yang andal sekaligus aman bagi masyarakat.
“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama kami. Melalui sosialisasi ini, PLN ingin membangun kesadaran bersama bahwa aktivitas di sekitar jaringan listrik harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan sesuai standar keselamatan,” kata Kurniawan saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2026).
Pihaknya pun mengajak masyarakat untuk menjaga jarak aman serta segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan di lingkungan sekitar.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dari risiko gangguan maupun kecelakaan listrik.
“PLN juga terus memperkuat kanal pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center PLN 123 agar potensi gangguan dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Harus Menjadi Perhatian Bersama
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo mengatakan bahwa budaya keselamatan ketenagalistrikan harus menjadi perhatian bersama, tidak hanya oleh PLN tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap edukasi ini mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya listrik,” ucap Sugeng.
Kesadaran untuk menjaga jarak aman dari jaringan listrik, sambungnya, adalah langkah sederhana namun sangat penting untuk melindungi keselamatan jiwa, aset, dan keberlangsungan pasokan listrik kepada pelanggan.
Menurutnya, sosialisasi keselamatan kelistrikan juga menjadi bagian dari transformasi pelayanan PLN yang tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga pada aspek perlindungan masyarakat dan lingkungan sekitar jaringan listrik.
“Melalui sosialisasi berkelanjutan, PLN berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari potensi bahaya kelistrikan,” katanya. (Red)






