Peringati Sumpah Pemuda di Purwakarta, Pj Gubernur Jabar Sebut Ada Kaitan dengan Sejarah 

PILIH PURWAKARTA. Pj Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda. Bey memilih Purwakarta karena ada kaitannya dengan sejarah kemerdekaan.

IDEANEWSID. Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin memilih Kabupaten Purwakarta sebagai tempat Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Sabtu (28/10/2023).

Bertempat di Taman Pasanggrahan Padjadjaran Alun-alun Purwakarta, Bey bertindak sebagai inspektur upacara. Adapun yang menjadi pemimpin upacara adalah Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arm Andi Ahmad Afandi.

Upacara Hari Sumpah Pemuda yang mengusung tema “Bersama Majukan Indonesia” tersebut diikuti ratusan peserta yang merupakan pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan hingga para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca juga:  PGPAUD UPI Kampus Purwakarta Pelopori Pendidikan Inklusi untuk Anak Usia Dini lewat Seminar Nasional 

Bey menyebutkan, Kabupaten Purwakarta memiliki sejarah perjuangan para pemuda Jawa Barat pada masa kemerdekaan Indonesia.

“Alasan itulah yang melatarbelakangi dipilihnya Purwakarta sebagai tempat memperingati Hari Sumpah Pemuda,” kata Bey kepada wartawan.

Dijelaskannya, Purwakarta memang menjadi bagian dari perjuangan Jawa Barat dalam meraih kemerdekaan Indonesia, baik sebelum 1945 maupun saat agresi militer

“Purwakarta ini, kalau saya baca pernah menjadi dulu namanya semacam kodam ya, jadi dari Tasik itu pindah ke sini. Jadi ada perjuangan dan semangat juang para pemuda di sini yang perlu kita contoh,” ujar Bey.

Baca juga:  Trisentra Pendidikan: Tujuan dan Proses

Dirinya pun berharap, melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 ini, para pemuda-pemudi, khususnya di Jawa Barat bisa terus berinovasi untuk pembangunan Indonesia.

“Mari terus semangat membangun Indonesia, jangan lupa berinovasi. Karena sekarang banyak inovasi yang tercatat dalam pembangunan Indonesia itu ya dari Pemuda,” ucap Bey.

Sementara dalam amanatnya, Bey membacakan naskah pidato Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dito Ariotedjo. “Kita ketahui bersama bahwa setiap 28 Oktober kita selalu merayakan peringatan Hari Sumpah Pemuda,” kata Bey.

Baca juga:  Mantan Dirkeu Perumda Air Minum Purwakarta Bantah Sembunyikan Keuntungan

Pada momentum tersebut, sambungnya, mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah gotong royong seluruh elemen pemuda yang berhasil menebar semangat jiwa patriotisme.

“Sekaligus menyatukan visi kebangsaan dalam Sumpah Pemuda 1928 yang melahirkan sebuah komitmen kebangsaan yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia,” ujar Bey. (Red)