IDEANEWSID. Guna memperingati Hari Sungai Nasional, Jasa Tirta II mendukung dan ikut terlibat aktif dalam kegiatan susur dan bersih-bersih sungai pada Kamis, 27 Juli 2023.
Bertemakan “Road to World Water Forum 10th”, kegiatan ini diinisiasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
Digelarnya kegiatan ini sebagai salah satu upaya merevitalisasi sungai-sungai yang rusak dan tercemar di Indonesia.
Jasa Tirta II sebagai perusahaan pengelola Sumber Daya Air (SDA) turut peduli dan bergotong royong untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sungai.
Jasa Tirta II pun mengikuti kegiatan susur dan bersih-bersih sungai ini. Di Sungai Ciwidey dengan BBWS Citarum sementara di Sungai Ciliwung dengan BBWS Ciliwung-Cisadane.
Selanjutnya susur sungai juga dilakukan di ruas aliran Sungai Sukalila (BBWS Cimanuk-Cisanggarung) dan Hulu Sungai Ciujung (BBWS Cidanau Ciujung Cidurian). Termasuk juga di Mess Syahbandar, Bandar Lampung (BBWS Mesuji Sekampung).
Direktur Operasi dan Pemeliharaan Jasa Tirta II Anton Mardiyono menyampaikan, kegiatan susur dan bersih-bersih sungai perlu terus digalakkan.
Tujuannya, kata dia, untuk membentuk kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai.
“Selama ini kami juga rutin memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah/limbah di sungai,” kata Anton Mardiyono melalui rilisnya, Jumat (28/7/2023).
Tak hanya itu, sambungnya, pihaknya juga mengajak masyarakat bergotong royong menjaga kebersihan sumber daya air.
“Karena, dengan menjaga kelestarian lingkungan diperlukan kolaborasi dari seluruh pihak,” ujarnya menambahkan.
Anton Mardiyono menyebutkan, Jasa Tirta II juga secara rutin melaksanakan operasi dan pemeliharaan serta konservasi Wilayah Sungai (WS), waduk, bendungan, bendung, dan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Adapun jenis kegiatan yang dilaksanakan berupa pengangkatan eceng gondok dan lumpur, pembersihan saluran, dan babadan rumput.
Selain itu, lanjutnya, ada juga program biogas sebagai alternatif Energi Baru Terbarukan (EBT), untuk mencegah pencemaran sungai dan lain-lain.
“Seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan air untuk masa depan agar air terus hadir bagi kehidupan manusia,” ucapnya. (Red)






