Kick Off UCJ! BPJamsostek – Pemkab Purwakarta Targetkan Cakupan 75%

KICK OFF. BPJamsostek bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta melakukan Kick Off Universal Coverage Jamsostek (UCJ) yang digelar di Bale Sawala Yudistira Komplek Pemkab Purwakarta, Kamis (24/4/2025).

IDEANEWSID. BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Kantor Cabang Purwakarta terus mendorong perluasan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Purwakarta.

Teranyar, BPJamsostek bersama Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melakukan Kick Off Universal Coverage Jamsostek (UCJ) yang digelar di Bale Sawala Yudistira Komplek Pemkab Purwakarta, Kamis (24/4/2025).

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwakarta Wira Sirait mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah strategis menuju realisasi Asta Cita Prabowo-Gibran.

Salah satu poin pentingnya adalah tercapainya Universal Coverage Jamsostek sebesar 75 persen di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Purwakarta.

Baca juga:  KPU Purwakarta Umumkan Penerimaan Masukan dan Tanggapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta

“Saat ini cakupannya baru di angka 55 persen. Melalui kolaborasi dengan Pemkab Purwakarta dan dukungan penuh dari Bapak Bupati, kami menargetkan bisa mencapai 75 persen pada Desember 2025,” kata Wira kepada wartawan.

Untuk mewujudkan target tersebu, sambungnya, BPJamsostek bersama Pemkab Purwakarta telah menyusun tujuh langkah strategis. Satu di antaranya adalah mendorong kepala desa mendaftarkan minimal 100 pekerja rentan di setiap desa.

Baca juga:  Soal Berita Dugaan Pelanggaran KPPS Sukatani, Ketua Panwascam: Saya Tak Pernah Berikan Statement Apapun

“Hingga saat ini, baru dua desa yang sudah memenuhi target tersebut, yakni Desa Pondoksalam dan Sukajaya,” ujarnya.

Dukungan penuh datang dari Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein.

Dalam agenda Kick Off tersebut, Om Zein secara simbolis menyerahkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada ribuan pekerja non-formal, mulai dari petani hingga penyuluh keagamaan seperti marbot, pengurus DKM dan guru ngaji.

Baca juga:  Tanam Padi Pakai BIOS 44, Dandim 0619/Purwakarta: Ini Upaya Antisipasi Krisis Pangan 2023

“Untuk tahap awal, kami mendaftarkan 2.000 petani dan 2.500 penyuluh keagamaan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Anggaran kami ambil dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBHCHT,” ucap Om Zein.

Dengan sinergi ini, Om Zein berharap seluruh pekerja rentan di Purwakarta bisa merasakan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh. (Red)