Kabar Baik, Kabupaten Purwakarta Surplus Beras

Petani padi di Kabupaten Purwakarta (dok)

IDEANEWSID. Masyarakat Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, patut berbangga hati, mengingat kondisi pangan di daerah ini cukup terjaga.

Sebagai cadangan pangan daerah, Kabupaten Purwakarta saat ini mengalami surplus beras.

Kondisi surplus ini salah satunya dihasilkan dari manfaat bantuan pemerintah, utamanya program Kementerian Pertanian.

Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Purwakarta mulai merasakan manfaat daripada program Kementerian Pertanian.

Di antaranya, subsidi pupuk, Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO), Jaringan Irigasi Tersier, KUR Pertanian, hingga Alat Mesin Pertanian (Alsintan).

Baca juga:  Jaga Kebugaran Anggota, Koramil 1907/Bungursari Gelar SKJ 88

Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Purwakarta, Adi Saputra mengatakan, pihaknya merasakan manfaat nyata program pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan), hasilnya, berdampak positif pada produktivitas, yakni meningkatnya hasil panen para petani.

“Kami terutama di Kabupaten Purwakarta mengalami surplus beras, sebagai cadangan pangan Kabupaten Purwakarta,” ucap Adi, Senin 10 Juli 2023.

Baca juga:  Awali Peringatan Hari Jadi, Bupati Purwakarta Kenang Jasa Para Perintis

Kata Adi, bantuan dari pemerintah dalam hal ini Kementan sangat dibutuhkan oleh para petani yang ada di daerahnya.

“Alhamdulilah dengan program bantuan pemerintah dari petani sangat terbantu, kami disini dapat hampir semua program yang ada.” katanya.

Lebih lanjut, dia pun mengaku tidak mengalami kesulitan berarti dalam mendapatkan informasi serta mengakses program-program dari Kementan.

“Sangat mudah. Asal sebagai penerima bantuan kelompoknya, syarat-syaratnya, lengkap dan sudah simluh (sistem informasi penyuluh),” tutur Adi. Dengan bantuan tadi, hasil positif pun langsung terasa bagi para petani.

Baca juga:  Menko Luhut Tinjau Pembangunan Tunnel 2 KCJB di Purwakarta

“Iya, untuk tahun ini pun panen baik, kita bisa melimpah hasilnya. Semoga dapat terus lanjut aja bantuannya,” ujarnya.

Hingga saat ini, Kementerian Pertanian terus menjalankan berbagai program yang telah dicanangkan hingga 2024 mendatang.

Kemudahan akses bagi para penerima bantuan sarana dan prasarana pertanian pun kian ditingkatkan dari tahun ke tahun.