Gentengisasi Nasional Sukses Terwujud dari Plered, BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta Gerak Cepat Data Perajin

GENTENGISASI. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, saat melepas pengiriman perdana 500.000 genteng dari kawasan Pasar Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, yang merupakan program Gentengisasi Nasional.

IDEANEWSID. Program Gentengisasi Nasional yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto berhasil melakukan pengiriman perdana sebanyak 500.000 genteng yang dikirim menggunakan 125 truk, Jumat (2/10/2026).

Pengiriman dilakukan dari Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta yang selama ini dikenal sebagai sentra produksi genteng berbahan tanah liat. Ratusan ribu genteng tersebut merupakan produk dari 12 perajin genteng keramik lokal.

Hadir dalam kegiatan itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein.

Baca juga:  Sentuh Angka 55%, UCJ Purwakarta di Atas Angka Nasional, Ketua Dewas Optimis Tak Sampai 5 Tahun Bisa 100%

Prosesi pengiriman perdana Gentengisasi Nasional tersebut juga tak luput dari perhatian BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwakarta yang turut hadir langsung di lokasi.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta, Royyan Huda, akrab disapa Roy, mengatakan, pihaknya mendukung penuh program Gentengisasi Nasional gagasan Presiden RI tersebut.

“Purwakarta, khususnya Kecamatan Plered, terpilih sebagai salah satu sentra produsen genteng untuk program Gentengisasi Nasional,” kata Roy kepada wartawan, Kamis (8/10/2026).

Tercatat, sambungnya, ada 12 perajin yang terlibat, di mana empat di antaranya telah memperoleh Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI), yakni SNI 15-2095-1998.

Baca juga:  Khusus BPU Sektor Transportasi, BPJS Ketenagakerjaan Beri Diskon Iuran 50%

“BPJS Ketenagakerjaan sebagai wujud hadirnya pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja, tak terkecuali para perajin genteng dan pekerja lain yang terlibat di dalamnya, memiliki tanggung jawab dalam memberikan perlindungan tersebut,” ujarnya.

Masuk ke Dalam Kelompok BPU

GERAK CEPAT. Jajaran BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta saat mendampingi Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menghadiri acara pelepasan pengiriman perdana Gentengisasi Nasional. BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta gerak cepat mendata para perajin genteng dan pekerja lain yang terlibat dalam program tersebut guna diikutsertakan sebagai peserta kelompok BPU.

Para perjain genteng ini, kata Roy, masuk ke dalam kelompok pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) dan bisa diikutsertakan ke dalam dua program. Keduanya adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) dengan iuran hanya Rp16.800 per bulannya.

Baca juga:  Istimewa! KDM Beri Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 3 Juta Pekerja Informal di Jawa Barat

“Kami akan melakukan pendataan terlebih dahulu. Dari 12 perajin genteng ini sebenarnya melibatkan berapa orang pekerja. Termasuk para sopir yang mengantarkan genteng, kuli angkut, dan lainnya,” ucap Roy.

Secara khusus, pihaknya pun mengapresiasi Gubernur Jabar KDM dan Bupati Purwakarta Om Zein yang turut berperan dalam mewujudkan program Gentengisasi Nasional.

“Program nasional ini berhasil terwujud, mudah-mudahan bisa menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para perajin genteng. Dan akan semakin lengkap dengan adanya perlindungan sosial bagi mereka,” kata Roy. (Red)