Beredar Isu Suap Dukungan Calon Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta

Ilustrasi Partai Golkar.

IDEANEWSID. Beredar isu suap dukungan calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Isu suap dengan nominal Rp5 juta untuk surat dukungan kepada Ahmad Sanusi dari 15 ketua pimpinan kecamatan (PK) mencuat ke publik.

Wakil Sekretaris Bidang Organisasi DPD Golkar Purwakarta, Sape’i mengusulkan agar PLt Ketua DPD Golkar Purwakarta segera membentuk tim investigasi.

Baca juga:  Survei Ragaplasma Research: Puncaki Elektabilitas 34,78%, Anne Ratna Mustika Diprediksi Menang di Pilkada Purwakarta 2024

“Harus segera membuat tim investigasi untuk menelusuri masalah pengakuan PK yang diberi uang Rp5 juta untuk mendukung Ahmad Sanusi,” kata Sape’i kepada wartawan, Senin 10 Juli 2023.

Bahkan selain uang Rp5 juta, ketua-ketua PK itu diduga juga diberikan sejumlah nominal lain untuk usulan permasalahan Dedi Mulyadi dan Maula Akbar.

“Saya meminta ketua PLt DPD Golkar Purwakarta untuk membentuk tim investigasi atas pernyataan ketua PK yang mengaku dibayar,” kata Sape’i.

Baca juga:  Fraksi Ngotot Paripurna, Ketua DPRD Purwakarta: Ayo Jujur Itu Untuk Kepentingan Rakyat Atau Takut Kehilangan Pendapatan?

Lebih lanjut Sape’i menyebut, ada pengakuan sekretaris PK yang merasa tidak menandatangani surat, bahkan ada pengakuan ketua PK yang menyatakan isi surat diduga diputarbalikkan.

“Ini harus diusut tuntas karena perbutan merupakan tindak pidana pemalsuan dokumen,” ujar Sape’i.

“Semua harus diusut tuntas bila perlu bawa ke ranah hukum,” kata Sape’i.