IDEANEWSID. Calon Bupati Purwakarta nomor urut 3 Anne Ratna Mustika atau akrab disapa Ambu Anne, menghabiskan waktu menjelang tenggelamnya matahari alias sunset di Pelabuhan Biru Jatiluhur, belum lama ini.
Pada momen itu, Ambu Anne bersama-sama warga turut serta “ngampar samak” atau menggelar tikar, untuk menikmati suasana alam di destinasi wisata andalan Kabupaten Purwakarta itu.
“Assalamualaikum, teman-teman. Ambu Anne ada di Pelabuhan Biru menikmati udara Danau Jatiluhur. Kita lagi nunggu sunset, suasananya tenang dan anginnya sepoi-sepoi,” kata Ambu Anne.
Selain pemandangan matahari terbenam yang menawan, Ambu Anne juga berbagi pengalaman kuliner khas Jatiluhur, menikmati kelapa muda dan bala-bala, gorengan khas yang selalu menjadi favorit masyarakat setempat.
“Menikmati sunset di Pelabuhan Biru dengan kelapa muda dan bala-bala itu sensasinya beda, teman-teman. Sambil ditemani musik live, suasananya jadi lebih menyenangkan,” ujarnya.
Memang, suasana semakin syahdu dengan iringan live music dari Derr Band, grup musik lokal dari Desa Mekargalih, Jatiluhur, yang menghibur pengunjung dan menambah semarak sore itu.
Visi Purwakarta Cantik Bertakwa
Pelabuhan Biru Jatiluhur menjadi salah satu destinasi wisata yang terus dikembangkan Ambu Anne, dalam rangka mendukung visi “Purwakarta Cantik Bertakwa”.
Keindahan Danau Jatiluhur dengan pesona sunset-nya, dikombinasikan dengan sentuhan kearifan lokal seperti kuliner dan musik tradisional, menjadi daya tarik utama.
“Tempatnya keren, orang-orang datang untuk menikmati sunset. Ini salah satu bentuk dari pengembangan wisata yang ingin kita dorong di Purwakarta,” ujar Ambu Anne.
Sebagai calon petahana, Ambu Anne berkomitmen untuk terus memajukan sektor pariwisata berbasis kultural dan memberdayakan masyarakat lokal melalui ekonomi kreatif.
“Ini, sejalan dengan program unggulan Ambu dan Pak Budi Hermawan yakni Kartu Purwakarta Cantik,” ucap Ambu Anne menambahkan.
Dengan suasana yang hangat dan kebersamaan, kunjungan Ambu Anne di Pelabuhan Biru Jatiluhur ini menjadi momen bersantai untuk menikmati indahnya alam.
“Ini juga sebagai upaya mengembangkan destinasi wisata lokal unggulan yang ramah dan menarik bagi wisatawan, sekaligus mendukung pelestarian budaya,” kata Ambu Anne. (Red)






