Aliansi Mahasiswa Kota Batam Gelar Diskusi Publik “Menakar Program Unggulan Kabinet Merah Putih”

IDEANEWSID. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Batam menggelar diskusi publik bertajuk “Menakar Program Unggulan Kabinet Merah Putih” di Bintang Kopi, Batam Centre, Jumat (14/3/2025).

Diskusi ini berfokus pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis yang menjadi salah satu kebijakan unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Acara ini berlangsung dalam suasana diskusi yang mengalir, dengan partisipasi aktif dari mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Kota Batam.

Beberapa mahasiswa menyampaikan pandangan kritis dan konstruktif terkait implementasi program ini di lapangan, termasuk potensi tantangan serta dampaknya terhadap masyarakat, terutama kalangan bawah.

Baca juga:  Kosabangsa 2024, Muttaqien University & Unikom Serahkan Peralatan Usaha untuk Pelaku UMKM dan Karang Taruna Desa Cidahu Purwakarta

Dalam diskusi tersebut, Hanan Naufal, mahasiswa dari Politeknik Negeri Batam menegaskan, mahasiswa memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan pemerintah agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Sebagai mahasiswa, kita harus tetap kritis terhadap kebijakan yang dihadirkan pemerintah,” kata Hanan.

“Program Makan Bergizi Gratis dan Cek Kesehatan Gratis ini sangat baik untuk masyarakat, tetapi kita juga harus memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik di lapangan,” ujarnya.

“Kami akan terus mengawal kebijakan ini agar benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat bawah, bukan hanya sekadar wacana di atas kertas,” ucap Hanan menambahkan.

Baca juga:  Pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Para Pekerja

Seperti halnya diskusi publik lainnya, perbedaan pendapat menjadi hal yang wajar dalam forum ini.

Beberapa mahasiswa mempertanyakan efektivitas dan sumber pendanaan program tersebut, sementara yang lain optimis bahwa program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika diterapkan dengan baik.

Bangun Kesadaran Kritis Mahasiswa

Hidayat, salah satu mahasiswa peserta diskusi, menilai bahwa forum semacam ini sangat penting untuk membangun kesadaran kritis mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah.

“Diskusi seperti ini membuka ruang berpikir bagi kita semua. Kita bisa melihat kebijakan dari berbagai sudut pandang, memahami tantangan dan solusinya,” kata Hidayat.

Mahasiswa, sambungnya, harus terus menjadi agen perubahan yang mengawal kebijakan pemerintah.

Baca juga:  BEM STAI KHEZ Muttaqien Purwakarta Siapkan Calon Pengurus Ormawa

“Bukan hanya sekadar mengkritik, tetapi juga memberikan masukan yang konstruktif,” ujar Hidayat.

Setelah sesi diskusi yang penuh dengan gagasan dan perdebatan sehat, para mahasiswa melanjutkan acara dengan buka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat silaturahmi.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal dalam membangun ruang-ruang konstruksi berpikir di kalangan mahasiswa Kota Batam.

Dengan adanya diskusi seperti ini, diharapkan mahasiswa semakin aktif dalam menyuarakan aspirasi serta menjadi bagian dari solusi atas kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

Dengan demikian, program-program yang dicanangkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (Red)