IDEANEWSID. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purwakarta melaksanakan khitanan massal di Klinik As-Salam, Jl. Beringin No. 1, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut itu, Senin (1/8/2022) hingga Rabu (3/8/2022), diikuti sedikitnya 83 anak yang berasal dari berbagai kelurahan dan desa di 17 kecamatan se-Kabupaten Purwakarta.
Ketua Baznas Purwakarta Rika Ristiawati, M.E., menyebutkan, program khitanan massal gratis menjadi agenda tahunan Baznas Purwakarta.
Adapun tahun ini digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1444 H dan HUT Ke-77 RI.
“Kami menyediakan kuota lebih dari 200 anak. Tercatat, selama tiga hari tersebut, ada 83 anak yang sudah dikhitan,” kata Rika kepada wartawan saat dihubungi melalui gawainya, Kamis (4/8/2022).
Adapun jumlah tersebut, sambungnya, dikarenakan pada saat libur sekolah kemarin banyak yang melaksanakan program serupa. Bahkan, kata Rika, di hari yang sama, ada juga yang tengah menggelar khitanan massal.
“Bagi anak yang sudah dikhitan, kami berikan uang panyecep, nasi boks dan bingkisan makanan ringan,” kata Rika menambahkan.
Meski telah dijadwalkan selama tiga hari berturut-turut, pihaknya tak menutup bilamana ada beberapa anak yang hendak dikhitan.
“Karena boleh jadi si anak ini atau orangtuanya berhalangan hadir pada jadwal yang telah ditentukan, jadi ada kelonggaran dari kami,” ujarnya.
Rika juga menyampaikan terima kasihnya kepada Pemda Purwakarta, Kemenag Purwakarta, dan Klinik As-Salam yang telah menyukseskan kegiatan ini.
“Kami sampaikan terima kasih juga kepada para muzakki yang telah mengamanahkan sebagian hartanya untuk dikelola Baznas,” ucap Rika.
Sangat Membantu
Sementara itu, salah seorang orang tua peserta, Wiwin Hernawati (30), tampak lega dan bahagia.
Warga Kampung Cianting, Desa Cianting, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta ini juga bersyukur anaknya yang bernama Ahmad Ismail Zulkarnain (3) selesai dikhitan.
“Alhamdulillah, proses khitannya lancar. Tadi berangkat dari rumah selepas Subuh. Sempat khawatir kesiangan, tapi ternyata tidak,” kata Wiwin.
Saat menuju ke lokasi, Wiwin dan anaknya diantar Nanang Suherman (42), yang merupakan kakak kandungnya. Adapun suami Wiwin telah meninggal dunia.
Atas program khitanan massal gratis tersebut, Wiwin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Baznas.
“Program ini sangat membantu, terutama untuk anak yatim seperti Ahmad. Terima kasih Baznas, semoga ke depannya semakin maju lagi,” ujar Wiwin. (Red)






