IDEANEWSID. Wakil Presiden atau Wapres Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin mengatakan, toleransi dan kerukunan di Indonesia harus terus dijaga.
Kerukunan dan toleransi menjadi nilai yang tertanam dalam Pancasila, sebagai dasar negara dimana terdapat nilai saling menghormati agama yang dianut setiap masyarakat, serta mengembangkan konsep dasar ukhuwah atau persaudaraan.
“Umat Islam Indonesia mengembangkan konsep dasar ukhuwah dalam tiga aspek, yaitu ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama muslim, ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan satu bangsa, dan ukhuwah insaniyah atau persaudaraan sesama manusia,” kata Wapres KH Ma’ruf Amin saat membuka Seminar Internasional Membangun Kerja Sama Internasional untuk Menguatkan Komitmen dan Praktik Islam Rahmatan Lil ‘Alamin di Dunia secara virtual di Jakarta, Kamis (27/1/2022).
Dalam membangun toleransi umat, Wapres mengatakan bahwa bangsa Indonesia secara bergotong-royong melakukan upaya-upaya di berbagai sektor, salah satunya dengan membentuk organisasi atau forum komunikasi.
“Majelis Ulama Indonesia (MUI) dibentuk sebagai wadah bagi para ulama untuk mengelola perbedaan pandangan di antara penganut Islam, sedangkan Forum Kerukunan Umat Beragama di tingkat provinsi sampai di kabupaten/kota dibentuk untuk membantu menyelesaikan masalah antar agama, sekiranya terjadi gesekan-gesekan pada akar rumput,” katanya.
Selain itu, tambahnya, di bidang pendidikan, Indonesia telah mendirikan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan Islam moderat di Indonesia.
“Di bidang ekonomi, Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia secara inklusif,” imbuhnya.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir, para Duta Besar Indonesia untuk Pakistan, Tunisia, dan Malaysia serta Duta Besar Pakistan, Duta Besar Malaysia, dan Duta Besar Tunisia untuk Indonesia.
Sementara Wapres didampingi oleh Plt. Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, serta Staf Khusus Wapres Bambang Widianto dan Masduki Baidlowi.(Yusuf Stefanus)






