Bisnis  

Pertegas Komitmen Keterbukaan Informasi, Dirut PJT II Siap Pertahankan Predikat “Informatif”

FONDASI PENTING. Direktur Utama PJT II, Imam Santoso menyampaikan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu fondasi penting dalam tata kelola perusahaan.

IDEANEWSID. Perum Jasa Tirta (PJT) II menegaskan komitmennya terhadap prinsip keterbukaan informasi publik melalui partisipasi aktif dalam Pameran Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 yang telah berlangsung di Jakarta pada 14–16 Oktober 2025.

Partisipasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung transparansi badan publik serta sebagai bentuk kesungguhan dalam menyambut agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) KIP 2025.

Adapun hasil Monev KIP dijadwalkan akan diumumkan pada bulan Desember mendatang oleh Komisi Informasi (KI) Pusat.

Salah Satu Fondasi Penting

Direktur Utama (Dirut) PJT II, Imam Santoso menyampaikan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu fondasi penting dalam tata kelola perusahaan.

Dalam arahannya kepada tim yang bertugas di pameran KIP 2025 ini, ia menegaskan bahwa PJT II tidak hanya memenuhi kewajiban, tetapi menjadikan keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari budaya kerja dan nilai perusahaan.

Baca juga:  Sebulan Program Gizi Perum Jasa Tirta II, Ibu Hamil dan Balita Mulai Rasakan Manfaat

“Kami percaya bahwa keterbukaan informasi adalah kunci membangun kepercayaan publik. Ini bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi menciptakan hubungan yang sehat antara perusahaan dan masyarakat,” kata Imam melalui rilisnya, Sabtu (18/10/2025).

Pameran KIP 2025 yang digelar oleh KI Pusat menjadi ajang penting untuk mendorong praktik keterbukaan di seluruh lembaga publik.

Pameran ini mencatat lebih dari 12.000 pengunjung, terdiri dari masyarakat umum, pelajar, akademisi, hingga pejabat tinggi negara.

Sejumlah tokoh penting terlihat mengunjungi booth PJT II, di antaranya Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, serta Sekretaris Utama BNPT RI Bangbang Surono.

Tampak hadir pula, Praktisi Komunikasi Bayu Oktara memberikan apresiasi atas berbagai informasi dan layanan digital yang ditampilkan di booth PJT II.

Baca juga:  Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Bupati Garut Resmikan Bantuan Cold Storage dari PLN UID Jabar

Booth PJT II menampilkan berbagai materi keterbukaan informasi, termasuk kanal pelayanan informasi publik, layanan informasi seperti data hidrologi secara real-time.

Ditampilkan pula kebijakan operasional perusahaan, laporan tahunan (annual report), laporan keuangan, serta program-program strategis pengelolaan sumber daya air.

Interaksi langsung dengan pengunjung juga menjadi momen penting untuk menyampaikan peran perusahaan sebagai BUMN yang mengemban amanah pengelolaan sumber daya air di lima wilayah sungai di Indonesia.

Kelimanya adalah wilayah Sungai Citarum, sebagian wilayah Sungai Ciliwung – Cisadane, Sungai Cimanuk – Cisanggarung, Sungai Cidanau – Ciujung – Cidurian, dan Sungai Seputih – Sekampung.

Pertahankan Predikat Badan Publik “Informatif”

Keikutsertaan dalam Pameran KIP 2025 ini sekaligus menjadi bagian dari konsistensi PJT II dalam mempertahankan predikat sebagai Badan Publik “Informatif”, kategori tertinggi dalam penilaian keterbukaan informasi publik.

Baca juga:  Bupati Berharap Hipmi Berperan Maksimal Majukan Dunia Usaha di Purwakarta

“Sejak 2021 hingga 2024, PJT II berhasil meraih predikat tersebut selama empat tahun berturut-turut,” ujar Imam mengungkapkan.

Ia pun berharap tahun ini menjadi tahun kelima perusahaan kembali mendapatkan pengakuan tersebut.

“Ini bukan tentang penghargaan semata, tetapi tentang tanggung jawab untuk memberikan akses informasi yang mudah, cepat, dan akurat kepada publik,” ucapnya tegas

Lebih dari sekadar pameran, kegiatan ini juga menjadi refleksi atas peran badan publik dalam memperkuat demokrasi dan hak masyarakat atas informasi.

Melalui keterlibatan aktif dalam pameran ini, PJT II menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas bukan hanya slogan, tetapi dijalankan secara konkret dalam operasional perusahaan sehari-hari. (Red)