Oleh:
Muhammad Awod Faraz Bajri
PADA Kamis, 17 Oktober 2024 lalu, Zaenal Arifin kandidat Bupati Purwakarta 2024 memenuhi undangan silaturahmi dari keluarga besar Persatuan Islam (Persis) Purwakarta.
Dalam acara silaturahmi ini kandidat bupati nomor urut 4 memaparkan visi-misinya di hadapan keluarga besar persis. Dalam paparannya beliau mengangkat persoalaan terkait pendidikan, ekonomi dan kesehatan.
Dalam pendidikan, Zaenal Arifin menyampaikan, pendidikan merupakan instrumen sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Purwakarta, tanpa kualitas manusia yang kuat, maka Purwakarta akan kesulitan untuk maju.
Mutu tenaga kerja yang berkaitan dengan kemampuan fisik, intelektual dan psikologi di purwakarta harus terus ditingkatkan.
Untuk memperkuat kualitas manusia, maka Zaenal Arifin memiliki visi-misi bahwa masyarakat Purwakarta harus memiliki pengetahuan yang memadai, memiliki keterampilan relevan dengan pekerjaan, melakukan pelatihan, pendidikan, rekrutmen, melakukan perubahan sistem, memberikan kesempatan dan penghargaan.
Zaenal Arifin dalam diskusi dengan keluarga besar Persis menyampaikan dengan tegas bahwa jika kualitas sumber daya manusia Purwakarta rendah, maka akan menjadi beban serta berimplikasi kepada ekonomi dan kesehatan.
Dalam paparannya Zaenal Arifin mengungkapkan bahwa dari 2016 sampai sekarang lebih dari 1.000 anak muda Purwakarta yang memanfaatkan program Kuliah Gratis plus Magang. Selain kuliah gratis, mereka mendapatkan manfaat lain yaitu uang saku Rp1,5 juta per bulan dan makan siang serta jaminan BPJS Kesehatan.
Program Kuliah Gratis plus Magang ini akan menjadi maksimal jika didukung dengan kekuasaan. Jika terpilih menjadi Bupati maka setiap tahun 4.000 anak muda Purwakarta bisa memanfaatkan program ini.
Program ini dalam rangka untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Purwakarta, sehingga warga purwakarta mendapatkan akses dan layanan pendidikan yang memadai.
Bahkan, beliau memberikan masukan kepada PD Persis supaya memiliki Universitas Islam Persis di Purwakarta dan gagasan ini disambut baik oleh PD Persis.
Sehingga, nanti beliau akan memberikan kemudahaan administrasi dan anggaran yang kuat supaya Universitas PD Persis bisa terwujud dan terlaksana dengan baik dan menjadi kebanggaan bagi warga PD Persis.
Universitas PD Persis nantinya tidak hanya digunakan oleh warga Persis semata tetapi warga Purwakarta yang lainnya pun bisa menikmati layanan pendidikan PD Persis.
Pemimpin wajib hadir memastikan seluruh warganya bisa mengakses dan mendapatan layanan pendidikan dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi.
Dalam aspek kesehatan, Zaenal Arifin menyampaikan bahwa jika ingin kualitas kesehatan masyarakat Purwakarta bagus, maka indeks per kapitanya harus ditingkatkan.
Bahkan, Zaenal Arifin memiliki visi misi bahwa ke depan rumah sakit tidak hanya berpusat di kota, melainkan setiap daerah pemilihan ada satu rumah sakit.
Sehingga, masyarakat yang ada di daerah tersebut tidak perlu jauh-jauh berobat ke kota, melainkan cukup di daerahnya sehingga kesehatan masyarakat Purwakarta bisa tertangani dengan cepat dengan kualitas yang bagus.
Beliau membayangkan jika rumah sakit terpusat hanya ada di kota, maka masyarakat desa yang cukup jauh dengan rumah sakit di kota akan lambat penanganan medisnya, bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa sang pasien.
Program ini sangat penting karena menyangkut kesehatan warga purwakarta sehingga ke depan tidak perlu lagi ada ambulans dari desa ke kota untuk membawa pasien, secara mobil ambulans itu tidak boleh membawa pasien dengan jarak yang jauh, cukup yang dekat saja.
Dalam aspek ekonomi, beliau menyampaikan bahwa penguataan ekonomi masyarakat desa harus diperkuat dengan membuka lapangan kerja yang luas. Produk-produk lokal Purwakarta harus ditingkatkan.
Kita bisa mengambil contoh bahwa masyarakat Purwakarta banyak mengunakan air mineral, padahal menurutnya itu bukan air mineral melainkan air minum dalam kemasan. Selama ini masyarakat banyak yang belum mengetahui seolah-olah yang diminum itu air mineral padahal bukan.
Dalam diskusi yang menarik dengan PD Persis beliau menyampaikan bahwa ke depan masyarakat atau instansi pemerintah tidak perlu mengunakan produk luar yang tidak memberikan kontribusi apa-apa bagi lapangan pekerjaan warga Purwakarta.
Ke depan Purwakarta bisa membuat air minuman dalam kemasaan di setiap desa masing-masing, sehingga lapangan pekerjaaan bisa terpenuhi, dan gagasan ini diterima dengan sangat baik oleh PD Persis, karena dikalangan mereka banyak pebisnis, pedagang atau saudagar.
Program ini bisa dikerjasamakan dengan Zaenal Arifin jika terpilih menjadi Bupati Purwakarta dengan warga PD Persis yang akan berimplikasi pada penguatan ekonomi sehingga lapangan pekerjaan bagi warganya bisa terpenuhi dengan cara baik.
Jika kelak ditakdirkan diberikan kewenangan dalam memimpin Purwakarta maka beliau akan mengeluarkan perda Bebela (Bela dan Beli produk purwakarta).
Termasuk dalam paparannya beliau juga memiliki agenda bahwa ke depan akan meminta perusahan-perusahan yang ada di Purwakarta tidak hanya memperkerjaakan orang dari luar purwakarta melainkan warganya bisa bekerja di perusahan-perusahan mereka tentu dengan kualitas yang bagus. (*)
*) Pengamat Politik, Dosen dan Tim Kerja Bareng Pemenangan Zainal Arifin – Sona Maulida






