Komunitas Tunarungu Purwakarta Deklarasikan Dukungan untuk Zainal-Sona

DEKLARASI. Calon Bupati Purwakarta nomor urut 4, Zainal Arifin berfoto bersama Komunitas Tunarungu Purwakarta yang mendeklarasikan dukungan untuknya.

IDEANEWSID. Komunitas Tunarungu Purwakarta mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta Zainal Arifin – Sona Maulida yang maju di Pilkada 2024 dengan nomor urut 4.

Deklarasi ini terasa unik dan spesial karena dilakukan dengan bahasa isyarat, memperlihatkan bagaimana komunitas difabel juga aktif terlibat dalam proses demokrasi.

Di tengah-tengah deklarasi yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, Zainal Arifin duduk di antara anggota komunitas tunarungu, menyaksikan langsung bagaimana semangat mereka dalam mendukung pasangan yang mengusung visi Purwakarta Berkah tersebut.

“Nomor 4, Zainal Arifin, Coblos Nomor 4!” begitu seruan yang disampaikan oleh perwakilan komunitas dengan bahasa isyarat, disambut tepuk tangan antusias dari seluruh hadirin.

Baca juga:  Debat Perdana Pilkada Purwakarta, Zainal-Sona Menang Telak

Zainal Arifin dengan penuh syukur menyampaikan apresiasinya kepada komunitas tunarungu yang memberikan dukungan penting bagi perjuangannya.

“Alhamdulillah, ini dukungan yang luar biasa dari saudara-saudara kita, komunitas tunarungu di Purwakarta. Mereka adalah bagian dari kita yang mestinya mendapatkan pelayanan yang setara,” kata Zainal.

Dirinya menegaskan komitmen pasangan Zason untuk memperjuangkan kesetaraan dan akses yang lebih baik bagi penyandang disabilitas di Purwakarta.

Salah satu ide yang disampaikan Zainal adalah pelatihan khusus bagi aparatur sipil negara (ASN) agar memahami bahasa isyarat, sehingga dapat melayani komunitas tunarungu dengan lebih baik.

Baca juga:  Sukseskan Pilkada Purwakarta 2024, 36 Anggota Sekretariat PPS Pasawahan Teken Pakta Integritas

“Ke depan, jika kami diizinkan memimpin Purwakarta, kami akan melatih sebagian ASN untuk mempelajari bahasa isyarat,” ujar Zainal.

Ini, lanjutnya, langkah awal agar pemerintah bisa lebih memahami dan memenuhi kebutuhan mereka.

“Kita harus mulai dari memahamkan bahasa mereka, kemudian memastikan pelayanan pendidikan, pekerjaan, dan fasilitas lainnya bisa diakses dengan setara,” ucap Zainal.

Peningkatan Fasilitas untuk Disabilitas

Selain pelatihan bahasa isyarat, Zainal Arifin juga berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas bagi penyandang disabilitas.

Menurutnya, kesetaraan pelayanan harus diwujudkan di semua sektor, mulai dari pendidikan, akses pekerjaan, hingga layanan publik.

Ini sejalan dengan visi Purwakarta Berkah yang diusung pasangan ini, di mana setiap warga, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan pelayanan yang adil dan merata.

Baca juga:  Kodim 0619/Purwakarta Ajak Masyarakat Peringati HUT Ke-78 TNI

“Purwakarta ke depan harus semakin berkah, semakin inklusif, dan melayani untuk semuanya, termasuk saudara-saudara kita di komunitas tunarungu,” kata Zainal.

Deklarasi ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa pasangan Zason tidak hanya didukung oleh kelompok masyarakat umum, tetapi juga komunitas difabel yang ingin melihat perubahan nyata menuju Purwakarta yang lebih baik, sejahtera, dan berdaya saing.

“Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, kami semakin optimis dalam mewujudkan Purwakarta Berkah, menjadikan Purwakarta kota yang ramah bagi semua warganya, tanpa terkecuali,” ujarnya. (Red)