IDEANEWSID. BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Purwakarta terus berupaya meningkatkan kepesertaan dalam sektor pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU).
Teranyar, BPJamsostek menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Purwakarta guna mengedukasi sekaligus menyosialisasikan berbagai programnya kepada para pekerja di sektor keagamaan, belum lama ini.
Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta sosialisasi tersebut dihadiri para kiai, pengajar, Ketua Forum Pondok Pesantren Tingkat Kecamatan dan SDM lainnya di lingkungan pondok pesantren (ponpes).
Hadir sebagai pembicara, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwakarta, Nova Meylina, dan Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta, Ikhwan Nor Abyadh.
Keduanya menjelaskan berbagai manfaat program BPJamsostek. Di antaranya, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun.
Dikonfirmasi terkait kegiatan ini, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwakarta, Wira J. Sirait mengatakan, pihaknya berkomitmen dalam melindungi seluruh pekerja, termasuk tenaga pendidik.
“Para pendidik di lingkungan pondok pesantren mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai akses layanan serta pentingnya jaminan sosial dalam profesi mereka,” kata Wira kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).
Wira juga menjelaskan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya dapat diikuti oleh pekerja formal seperti pegawai kantoran maupun pabrik, tapi juga bisa diikuti oleh pekerja informal atau pekerja sosial.
“Saya berharap para pengajar maupun pengurus di pondok pesantren bisa didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.
Ia juga ingin memastikan para guru mendapat perlindungan yang layak sebagai bentuk apresiasi atas peran strategis mereka dalam pendidikan.
Memahami Perlindungan Paripurna

Sementara itu, Plt. Kepala Kemenag Kabupaten Purwakarta, Ahmad Patoni, mengatakan, sosialisasi program BPJamsostek bertujuan untuk memperkuat salah satu program pemerintah dalam meng-cover aspek keselamatan para pendidik di lingkungan pondok pesantren di Kabupaten Purwakarta.
“Kami berharap sosialisasi dan edukasi ini semakin menambah wawasan, termasuk bagi para pengelola pondok pesantren. Sehingga, bisa memahami perlindungan yang paripurna dari BPJS Ketenagakerjaan bagi para pendidik,” ucap Ahmad Patoni.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi PD Pontren Agus Salahudin dan Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Purwakarta K.H. Akhfaz Fauzi Asyikin. (Red)






