IDEANEWSID. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Purwakarta menyalurkan bantuan untuk tujuh orang warga Desa Nangewer, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, yang menjadi korban ledakan tabung gas elpiji tiga kilogram di Kota Bogor, Sabtu (22/4/2023).
Ketua Baznas Purwakarta Rika Ristiawati didampingi beberapa petugas amil bertolak dari Kabupaten Purwakarta ke Kota Bogor. Tujuannya ke RSUD Kota Bogor untuk menjenguk sekaligus menyerahkan bantuan kepada ketujuh korban tersebut.
“Alhamdulillah, kami telah menyampaikan amanah dari para muzakki maupun munfik untuk tujuh orang warga Desa Nangewer yang menjadi korban ledakan tabung gas elpiji tiga kilogram di Kota Bogor,” kata Rika kepada wartawan.
Rika mengungkapkan, informasi terkait ketujuh korban tersebut berawal dari Kepala Desa Nangewer yang berkoordinasi dengan Camat Darangdan dan Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Darangdan.
“Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami langsung merespons dan meminta pihak terkait membuat proposal permohonan bantuan sebagai dasar untuk menyalurkan bantuan,” ujarnya.
Begitu persyaratan administrasi dilengkapi, sambungnya, Baznas Purwakarta langsung bergerak mengantarkan bantuan kepada para korban yang saat ini masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Kota Bogor.
“Kami juga sudah memastikan jika para korban masuk ke dalam daftar asnaf kategori miskin. Adapun bantuannya untuk operasional, obat maupun alat kesehatan yang tidak di-cover oleh Pemkot Bogor,” ucap Rika.
Luka Bakar Serius
Musibah meledaknya tabung gas elpiji tiga kilogram yang menimpa warga Desa Nangewer, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta terjadi pada Senin, 10 April 2023 sekira pukul 19.30 WIB.
Ledakan tersebut terjadi di sebuah warung makan di wilayah Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor yang hampir seluruh Karyawan dan pemiliknya adalah warga Kp. Jaladri RT 13, RT 15 dan RT 25, RW 06 Desa Nangewer, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.
Adapun korban luka bakar serius dalam kejadian tersebut sebanyak tujuh orang yang kesemuanya warga migran dari Desa Nangewer yang bekerja di wilayah Kota Bogor dengan kondisi ekonomi yang kurang mampu.
Ketujuh korban tersebut merupakan anak-anak dan dewasa. Di antaranya, Mukidin (38), Nia (38), Agus (15), Sandi Indra Maulana (6), Solehudin (19), Didin Wahidin (20), Odah (49).
Para korban tengah menjalani perawatan di RSUD Kota Bogor yang hampir semuanya mengalami tindakan operasi dan masih ada dua korban yang berada di ruang ICU.
“Mudah-mudahan bantuan yang kami salurkan ini sedikit banyak bisa meringankan beban para korban. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki dan munfik yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas,” kata Rika. (Red)






