Kunjungi BBPP Lembang, IKA Polban Survey Pengembangan Smart Farming 4.0 untuk Tanaman Hidroponik

Ketua IKA Polban dan Menteri Ekonomi Hijau dan Lingkungan Hidup melakukan survey lapangan dan interview kepada Pegawai BBPP area Hidroponik.

IDEANEWSID. Kementerian Ekonomi Hijau dan Lingkungan Hidup Ikatan Keluarga Alumni Politeknik Negeri Bandung (IKA Polban) berkunjung ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, belum lama ini.

Kunjungan tersebut untuk memenuhi undangan Kepala BBPP Dr. Ir. Ajat Jatnika, M.Sc., guna berdiskusi dan bertukar informasi terkait pengembangan Smart Farming 4.0 khususnya untuk tanaman hidroponik.

IKA Polban hadir diwakilkan oleh Afrizal Faisal Ali selaku Ketua Umum dan Viek Prayoga Pratama selaku Menteri Ekonomi Hijau dan Lingkungan Hidup. Keduanya melakukan survey lapangan serta berdiskusi dengan pegawai setempat untuk brainstorming kebutuhan data-data awal area hidroponik.

Baca juga:  Sharing Session dengan Mahasiswa Unpad, Perum Jasa Tirta II: Eceng Gondok Ramah Lingkungan dan Ekonomis

Kepala Balai BBPP Lembang menginginkan pilot project area hidroponik untuk pengembangan smart farming 4.0 bisa dibantu tuntaskan oleh IKA Polban. Harapannya ada kesinambungan hasil yang baik, sehingga metode smart farming 4.0 kelak bisa diperkenalkan kepada seluruh petani hidroponik di Indonesia.

Selain itu, juga perihal maintenance smart farming hidroponik juga bisa dilakukan oleh Mahasiswa Politeknik Negeri Bandung. Di sisi lain, tuntutan pengembangan digitalisasi sudah mengarah ke berbagai lini badan pemerintahan, termasuk BBPP Lembang yang berusaha mengubah seluruh bisnis proses dengan digitalisasi, salah satunya pengembangan tanaman hidroponik.

Disambut Positif

Setelah melakukan survey lapangan dan pengumpulan data awal, kemudian disampaikan hasil tersebut kepada Kepala Balai BBPP Lembang, hasilnya mendapat sambutan positif.

Baca juga:  Kolaborasi PLN - Polytron Catat Rekor MURI, 500 Motor Listrik Lakukan Pengisian Serentak di Jatinangor

“Silahkan IKA Polban menggunakan area hidroponik di BBPP sebagai pilot project pengembangan Smart Farming 4.0. Sehingga, ketika hasilnya bagus dan mudah termonitor, langkah awal ini akan diteruskan ke seluruh Petani Hidroponik di Indonesia,” kata Ajat.

Dan ke depan, sambungnya, bila ada panen sayuran dari hidroponik, bersama IKA Polban juga bisa mengadakan Pasar Murah untuk para civitas akademika Polban termasuk alumninya.

Hal senada juga direspons baik oleh Ketua Umum IKA Polban, Afrizal Faisal Ali. Dirinya menyampaikan apresiasinya terhadap BBPP Lembang yang sudah memberikan kesempatan untuk mengembangkan program kerja smart farming 4.0 melalui tanaman hidroponik.

Baca juga:  Baik Foundation Kenalkan Metode Quranic Revolution, Hafal 10 Kali Lebih Cepat

“Semoga ke depan niat baik ini berjalan dengan baik dan Inshaallah bermanfaat bagi BBPP Lembang serta Alumni Polban. Kami akan gunakan kesempatan dan kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Afrizal.

Dalam dua pekan sekali, lanjutnya, IKA Polban akan terus melakukan survey serta pengumpulan data dan update informasi kepada BBPP Lembang. “Tujuannya agar proses pilot project smart farming 4.0 bisa berjalan baik dan lancar,” ucapnya. (Red)