Bisnis  

Indonesia Economic Outlooc 2022: Ini Harapan HIPMI Terhadap APKASI

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani Maming/Istimewa/

IDEANEWSID. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) usai menggelar Indonesia Economic Outlook 2022 pada tanggal 25-26 Januari 2022 di Jakarta.

Indonesia Economic Outlook 2022 membuahkan sejumlah pemikiran terkait agenda jangka pendek dan jangka panjang nasional dalam mempersiapkan tantangan global.

HIPMI berharap semua kepala daerah di Indonesia bisa bekerja sama. Harapannya dapat melahirkan para pengusaha muda.

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani Maming mengatakan, Indonesia Economic Outlooc 2022 mesti melahirkan para pengusaha baru.

“Kenapa saya bilang harus bisa berkolaborasi, karena di masa kepemimpinan Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia alah satu tim penilaian kinerja para bupati dalam investasi adalah salah satu tim penilai adalah ketua-ketua BPC HIPMI seluruh Indonesia,” ujar Mardani Maming dalam sambutan Indonesia Economic Outlooc 2022 secara virtual, Selasa (25/1/2021).

Baca juga:  Ikut bjb Beruntung dan Buka Tabungan bjb Tandamata Purnabakti, Ada Insentifnya!

Turut hadir Ketua Umum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan. Hal tersebut harusnya bisa menjadi sinkronisasi antara para kepala daerah dengan jajaran pengurus BPC HIPMI.

Maming menjelaskan, ini bisa menjadi kerja sama antara bupati dan para pengusaha. Sehingga para pengusaha muda di back up oleh kepala daerah.

“Paling tidak memberikan kemudahan dalam perizinan-perizinan dalam berusaha sesuai keinginan pak presiden yang menginstruksikan kepada menteri investasi untuk mempermudah perizinan. Tujuannya apa, agar investasi cepat masuk ke Indonesia dan terbuka lapangan kerja dalam di masa pemulihan pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Baca juga:  Soal JHT Cair di Usia 56 Tahun, KSPI: Pemerintah Tak bosan Menindas Kaum Buruh

Maming mengungkapkan, di tahun 2022 ini tantangan yang luar biasa untuk menjadi pengusaha harus bermental seperti pejuang sesuai dengan semboyan HIPMI. Pengusaha pejuang, pejuang pengusaha.

Berikut rangkuman dari BPD HIPMI Jawa Barat yang didapat sejumlah kutipan para keynote speaker Indonesia Economic Outlooc 2022, sebagai pertimbangan pengusaha dalam mengambil momentum dan menyusun strategi kedepan.

Berikut sejumlah hal yang diproyeksikan akan menjadi tantangan global kita di masa yang akan datang:

1. Varian virus baru yang muncul akibat vaksinasi yang tidak merata
2. Perubahan iklim, dan tantangan untuk mencapai net zero emission di 2060.
3. Konsumsi turun, sehingga perlu peningkatan signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Proyeksi arah pembangunan ke depan adalah kepada 3 sektor utama, yaitu :

Baca juga:  Baznas Purwakarta Targetkan Zakat, Infak dan Sedekah Rp14,3 Miliar pada Ramadan 1445 H

1. Sektor kesehatan
2. Transformasi ekonomi berbasis digital
3. Sektor industri yang ramah lingkungan.
4. Manfaatkan potensi dari UU Cipta Kerja, dan sejalan dengan itu telah disahkan juga Perpres No2 tahun 2022, tentang Kewirausahaan Nasional.

Dari sejumlah keynote speaker yang merupakan pemangku kebijakan di level Nasional, juga para pengusaha Nasional yang hadir telah sepakat dan menyerukan hal yang sama perihal tantangan dan potensi peluang tersebut.

Untuk Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak, memastikan HIPMI ikut berpartisipasi aktif dan berperan dalam menghadapi sekaligus mengambil peluang baik di 2022.

Memastikan industri akan sejalan dengan kebutuhan pasar dan arah pembangunan nasional maupun global di masa depan.