Jasa Tirta II Ikut Kick-Off Pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca sebagai Upaya Jaga Ketersediaan Air

DUKUNG PENUH. Jasa Tirta II turut berpartisipasi dalam Kick-Off Pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Lapangan Udara (Lanud) Husein Sastranegara pada Rabu, (1/11/2023).

IDEANEWSID. Jasa Tirta II yang diwakili Sekretaris Perusahaan Udien Yulianto menghadiri Kick-Off Pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Lapangan Udara (Lanud) Husein Sastranegara pada Rabu, (1/11/2023).

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Bastari beserta perwakilan pengelola Waduk Kaskade meliputi Saguling, Cirata, dan Jatiluhur.

Perwakilan pengelola waduk kaskade itu adalah Perum Jasa Tirta II (Waduk Jatiluhur), PT. PLN Indonesia Power Saguling, PT. PLN Nusantara Power UP Cirata.

Turut hadir pula, Ditjen SDA Kementerian PUPR, BMKG, Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, BPBD Daerah Provinsi Jawa Barat, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

Baca juga:  Kementerian PUPR, Jasa Tirta II, dan JWA Bahas Peran Infrastruktur Air untuk Mitigasi Bencana

Untuk diketahui, TMC ini merupakan salah satu implementasi Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) yang dikelola oleh Jasa Tirta II.

Dalam rangka mendukung fungsi Waduk Kaskade sebagai tampungan air yang sangat strategis diperlukan beberapa kegiatan yang dapat menunjang pola operasi waduk, salah satunya dengan melaksanakan TMC.

Hal ini untuk mendukung ketahanan air, pangan, dan energi dalam skala nasional.

Dijelaskan Udien Yulianto, kondisi tinggi muka air yang berada di bawah batas operasi normal, kebutuhan air yang tinggi, El Nino, serta anomali iklim yang terjadi saat ini menyebabkan kondisi tampungan tiga waduk Kaskade mengalami penurunan

Baca juga:  Kolaborasi, Jasa Tirta II dan Jasa Marga "Olah Limbah Jadi Berkah"

“Sehingga, membutuhkan supply air untuk menjaga ketersediaan air,” kata Udien Yulianto melalui rilisnya, Kamis (2/11/2023).

Capai Target 

Hal senada diungkapkan Kepala BBWS Citarum, Bastari, yang mendukung keberhasilan kegiatan TMC ini guna mencapai target yang diinginkan untuk menambah ketersediaan air di Sungai Citarum.

“TMC akan dilaksanakan PT Smart Cakrawala Aviation untuk 25 hari operasi dan pelaksanaannya masih fleksibel apabila memang potensi awannya masih cukup tinggi dan kebutuhan air di tiga waduk masih diperlukan tambahan,” ujarnya.

Bastari juga mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal SDA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan pihak lainnya yang mendukung penuh Kegiatan Penyemaian Awan/Modifikasi Cuaca Tahun 2023.

Baca juga:  Hujan dan Angin Kencang di Purwakarta, Pohon hingga Tiang Listrik Tumbang

Termasuk kepada Dinas Provinsi Jawa Barat, Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Untuk diketahui, ketiga waduk kaskade yang terletak di DAS Citarum antara lain Waduk Saguling, Cirata dan Jatiluhur dikelola terpisah oleh pengelola yang berbeda beda.

Waduk Saguling dikelola oleh PT PLN Indonesia Power Saguling POMU, Waduk Cirata dikelola oleh PT PLN Nusantara Power UP Cirata, dan Waduk Jatiluhur yang dikelola oleh Jasa Tirta II. (Red)