Jasa Tirta II – Divisi Infanteri 1 Kostrad Karbak Hijaukan Sungai Cibuaya Karawang

KARYA BAKTI. Jasa Tirta II bersama Divisi Infanteri 1 Kostrad melaksanakan karya bakti (karbak) pembersihan dan penghijauan Sungai Cibuaya di Kabupaten Karawang.

IDEANEWSID. Jasa Tirta II bersama Divisi Infanteri 1 Kostrad melaksanakan karya bakti (karbak) pembersihan dan penghijauan Sungai Cibuaya di Kabupaten Karawang pada Jumat, 13 Oktober 2023.

Karya bakti diikuti Panglima Divisi Infanteri I Kostrad Mayjen Boby Rinal Makmum beserta jajaran, Wakil Bupati Karawang Aep Syaefulloh, dan Manajer Operasi dan Usaha Unit Wilayah II Jasa Tirta II Zainal Mustofa beserta tim.

Giat karbak dimulai dengan membersihkan Saluran Sekunder Kertalaya (Ruas B.Kya.5 s.d 7) yang berada di Desa Cibuaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang.

Baca juga:  Idul Adha 1444 H, Jasa Tirta II Tebar 27 Hewan Kurban

Lokasi tersebut merupakan wilayah kerja Seksi Rengasdengklok Unit Wilayah II Jasa Tirta II.

Sekitar 200 orang dari unsur Divisi Infanteri 1 Kostrad, Manajer Operasi dan 400 orang dari Jasa Tirta II, serta pemda dan masyarakat Desa Cibuaya tampak bergotong royong.

Mereka mengangkat sampah dan gulma-gulma yang ada di saluran, melakukan galian lumpur.

Saluran Sekunder Kertalaya memiliki panjang 1,8 km dengan fungsi mengairi irigasi 5000 ha (dari total areal SS. Kertalaya ±12.600 ha).

Baca juga:  Cukupi Ketersediaan Air di Waduk Kaskade Citarum, Jasa Tirta II Turut Sukseskan OMC 2024

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di sekitar saluran sebagai upaya penghijauan dan kelestarian sungai.

Manajer Operasi dan Usaha Unit Wilayah II Jasa Tirta II Zainal Mustofa mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan kepedulian lingkungan itu.

Ini sebagai upaya untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sumber-sumber air.

“Kegiatan karya bakti pembersihan dan penghijauan Sungai Cibuaya bagus untuk membentuk kesadaran bersama semua unsur akan pentingnya menjaga kebersihan sungai,” kata Zainal Mustofa lewat rilisnya, Senin (16/10/2023).

Baca juga:  ASN dan Tantangan Era 4.0

Masyarakat, sambungnya, tidak boleh mengotori sungai apalagi membuang sampah di sungai. Karena, sungai merupakan sumber air yang memiliki peranan penting untuk kehidupan manusia.

“Dengan menjaga kebersihan sumber-sumber air, kita juga berkontribusi menjaga kesinambungan air untuk masa depan agar air terus hadir bagi kehidupan manusia,” ucapnya. (Red)