Januari – Juli 2023, BPJamsostek Purwakarta Bayarkan 322 Klaim JKK Senilai Rp13,6 Miliar

OPTIMALISASI. BPJamsostek Cabang Purwakarta mengoptimalisasi dan mengedukasi mitra Pusat Layanan Kecelakaan Kerja di Hotel Harper Purwakarta.

IDEANEWSID. Kepala BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Purwakarta Novri Annur menyebutkan, periode Januari hingga Juli 2023 pihaknya telah membayarkan 322 klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai Rp13,6 miliar.

Hal tersebut disampaikan Novri pada saat kegiatan pembinaan dan optimalisasi layanan mitra Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) yang digelar di Aula Janani Hotel Harper Purwakarta, Rabu (26/7/2023).

“Sebagai penyedia layanan JKK, BPJamsostek bermitra dengan berbagai penyedia fasilitas kesehatan. Mulai dari klinik, puskesmas, balai pengobatan, praktik dokter bersama, hingga rumah sakit,” kata Novri kepada wartawan di sela kegiatan.

Adapun kerja sama dengan para penyedia fasilitas kesehatan tersebut berupa jejaring Trauma Center dengan sebutan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK).

“Untuk wilayah Purwakarta dan Subang terdapat 43 PLKK. Terdiri atas 11 rumah sakit, 12 klinik dan 20 puskesmas yang selama ini melayani tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja,” ujar Novri.

Baca juga:  Empat Kasus Omicron Ditemukan di Kabupaten Bandung

Ke-43 PLKK ini, sambungnya, diundang untuk pembinaan dan optimalisasi. Turut hadir pula dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan.

“Melalui kegiatan ini kami terus mengimbau rumah sakit untuk peduli. Karena memang beberapa yang mengalami kecelakaan kerja tak paham bahwa penggantian biayanya itu tidak ada limitnya,” ucap Novri.

Disebutkannya, masih banyak yang salah dan beranggapan biaya penanganan kecelakaan kerja itu dibiayai BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan itu ada batasnya, sedangkan BPJamsostek tidak ada limitnya.

“Diobatin sampai sembuh. Bahkan, ada STMB (Sementara Tidak Mampu Bekerja, Red). Jadi, setahun pertama itu tetap dibayarkan gajinya 100 persen,” kata Novri.

Baca juga:  Jasa Tirta II - Krakatau Tirta Industri Teken Surat Perjanjian Pengusahaan Air Baku

Refresh dan Edukasi

Melalui kegiatan ini pula, BPJamsostek ingin me-refresh dan mengedukasi kembali, karena dalam setahun itu, banyak pergantian karyawan rumah sakit atau ada karyawan baru yang masih belum memahami program BPJamsostek.

“Kami juga mengapresiasi RS Siloam Purwakarta yang menggunakan dana CSR-nya untuk mendaftarkan para pekerja di sekitar Siloam sebagai peserta BPJamsostek sekaligus membayarkan iurannya,” kata Novri.

Apa yang dilakukan RS Siloam Purwakarta, kata Novri, bisa dicontoh oleh rumah sakit atau perusahaan lainnya. Bisa itu mendaftarkan tukang parkir, pedagang bakso atau pedagang lainnya yang berjualan di sekitar rumah sakit.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh PLKK yang menangani kecelakaan kerja untuk segera melaporkan dan tagihkan kepada BPJamsostek. Jangan ditumpuk atau menunggu banyak baru dilaporkan. Karena perlu waktu untuk menanganinya,” ujar Novri.

Baca juga:  Polres Cimahi Tangkap Lima Pelaku Pembunuhan Geng Motor

Apresiasi

Sementara itu, PIC BPJamsostek RS Siloam Purwakarta dr. Rizky Triyadi Putra menyebutkan, pihaknya mengapresiasi BPJamsostek yang telah memberikan penghargaan kepada RS Siloam sebagai PLKK terbaik.

“Kami telah menjalin kerja sama dengan BPJamsostek dengan sangat baik. Sudah banyak pasien dari Purwakarta, Subang, bahkan Karawang yang mengalami kecelakaan kerja, kecelakaan hubungan kerja maupun penyakit akibat kerja yang kami tangani,” ucap Rizky.

Dirinya mengungkapkan, RS Siloam Purwakarta memiliki layanan lengkap untuk menangani pasien kecelakaan kerja. “Bahkan kami mendukung program return to work dan memberikan alat bantu bagi pekerja yang mengalami cacat permanen. Di antaranya seperti tangan dan kaki palsu atau ortesis,” katanya. (Red)