Dalam HPN, Wapres Bicara Digitalisasi Sebagai Penggerak Perekonomian

Wapres KH Ma’ruf Amin pada acara Konvensi Nasional Media Massa dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022, yang diselenggarakan secara virtual/IDEANEWSID-YUSUF STEFANUS/

IDEANEWSID. Wakil Presiden atau Wapres Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin mengatakan, digitalisasi memberikan dampak luas pada hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, seperti hadirnya e-commerce, e-payment, dan edutech.

Digitalisasi memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya di Indonesia. Tidak terkecuali bidang pelayanan publik menjadi salah satu wujud nyata pemerintah dalam menghadirkan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Dibutuhkan adanya kerja sama dalam mewujudkan masyarakat yang berdikari secara digital di berbagai bidang untuk kemandirian bangsa.

Baca juga:  Konsisten Berinovasi, Bank bjb Jawara KIJB 2023 Kategori BUMN/BUMD di Jawa Barat

“Indonesia harus berdikari secara digital. Roda ekonomi digital juga harus mampu menjangkau pelaku usaha besar, hingga mikro dan kecil,” ujar Wapres KH Ma’ruf Amin pada acara Konvensi Nasional Media Massa dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022, yang diselenggarakan secara virtual.

“Kemandirian digital harus menjadi suatu gerakan dan kesadaran bersama segenap elemen bangsa. Setiap peran aktif kita akan semakin memperkuat upaya membangun kedaulatan di tengah berbagai tantangan digitalisasi,” ucapnya.

Baca juga:  Hadirkan Profesor dari Tiongkok, Diklat Asgas RI Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Budidaya Sorgum dengan Mikroba PA 63 Garuda

Wapres menuturkan digitalisasi saat ini menjadi mesin penggerak perekonomian nasional. Ekonomi digital Indonesia diprediksi menjadi yang terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2025 dengan nilai mencapai Rp1.700 triliun.

“Ada sekitar 21 juta konsumen digital baru selama pandemi. Akumulasi nilai pembelian pengguna internet di Indonesia juga naik dua digit sebesar 49 persen, dari USD 47 miliar diperkirakan menembus menjadi USD 70 miliar di akhir tahun 2021,” papar Wapres.

Baca juga:  Anak Jokowi Kaesang Dukung Arfi-Yena di Pilwalkot Bandung, Janjikan Jet Pribadi Juga Kah?

Wapres menegaskan pemerintah terus melindungi iklim usaha yang kondusif dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat dengan mengembangkan sisi positif digitalisasi dan membuka ruang bagi anak bangsa untuk menciptakan inovasi digital.

“Kita ingin mengembangkan aspek positif digitalisasi, seperti pemberdayaan ekonomi, kemajuan ekonomi kreatif dan UMKM, serta memberi ruang bagi inovasi digital karya anak bangsa,” ucap Wapres.

“Oleh karena itu, pengaturan secara proporsional harus diimplementasikan,” imbuhnya.(Yusuf Stefanus)