Bisnis  

Pasar Murah TJSL PJT II Jaga Daya Beli Masyarakat Jelang Nataru 2025/2026

PASAR MURAH. Perum Jasa Tirta (PJT II) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melaksanakan program pasar murah menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

IDEANEWSID. Perum Jasa Tirta (PJT II) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melaksanakan program pasar murah menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Direktur Utama PJT II, Imam Santoso, mengatakan, Pasar Murah TJSL PJT II digelar dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat, serta sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok.

Baca juga:  Astra Group Purwasuka Audiensi dengan Bupati Purwakarta, Diingatkan CSR untuk Infrastruktur

“Pasar murah ini juga merupakan bentuk hadirnya perusahaan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, khususnya di wilayah kerja perusahaan,” kata Imam kepada wartawan, Senin (22/12/2025).

Imam menyebutkan, pelaksanaan Pasar Murah TJSL PJT II dimulai sejak Jumat (19/12/2025) hingga Rabu (24/12/2025) mendatang.

“Hari ini pasar murah dilaksanakan di Unit Wilayah V Cirebon. Sebanyak 500 paket sembako berisikan beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kg ludes ditebus masyarakat dengan harga hanya Rp40.000 saja,” ujarnya.

Baca juga:  Tengah Semester II 2022, Jasa Tirta II Bangun 15 Digester Serentak di Pangalengan

Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilakukan di Unit Wilayah VII Lampung, tepatnya di Bendung Argoguruh, Jumat (19/12/2025). Warga dari lima desa antusias menghadiri pasar murah yang digelar atas kerja sama dengan Baitul Maal Wal Tamwil (BMT) Masjid As-salaam.

Selanjutnya, Pasar Murah TJSL PJT II akan digelar di Unit Wilayah II Karawang pada Selasa (23/12/2025) dan dilanjutkan Unit Wilayah VI Serang Banten pada Rabu (24/12/2025).

Baca juga:  Jasa Tirta II Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia QHSE Sustainability for Business Awards 2025

Kegiatan ini merupakan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 1 “Tanpa Kemiskinan” dan TPB 2 “Tanpa Kelaparan yang merupakan wujud nyata Pilar Sosial program TJSL. (Red)