Unikom Dorong Digitalisasi Tata Kelola Administrasi dan Keuangan Pesantren melalui Program Goponpes-Digital

GOPONPES-DIGITAL. Tim dosen Unikom melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan teknologi tata kelola administrasi serta keuangan pesantren melalui program Goponpes-Digital di Laboratorium Komputer Lantai 10 Unikom, Ahad (21/9/2025).

IDEANEWSID. Tim dosen Universitas Komputer Indonesia (Unikom) melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan teknologi tata kelola administrasi serta keuangan pesantren melalui program Goponpes-Digital, yang berfokus pada penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dan Google Workspace.

Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer Lantai 10 Unikom, dengan melibatkan Pondok Pesantren Salafiyah Modern Al Ajwa Al Islamy, Desa Pasirhuni, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Ahad (21/9/2025).

Program ini mengangkat tema “Pelatihan dan Pendampingan Teknologi Tata Kelola Administrasi dan Keuangan untuk Pesantren Menggunakan SIA dan Google Workspace.”

Hadir sebagai tim pelaksana, Hery Dwi Yulianto, S.T., M.Kom., selaku ketua, bersama anggota Dr. Nia Karniawati, S.IP, M.Si., Dr. Ony Widilestariningtyas, SE., M.Si., Ak., CA., serta Dr. Rio Yunanto, S.Kom., M.T.

Baca juga:  Rikza, Santri As-Syifa Cagak 2 Raih Medali Emas pada Taekwondo Bupati Cup Subang 2025

Kegiatan turut melibatkan mahasiswa pendamping yaitu Nicky Febriyanti, Alif Pinasti Yudha Nugraha, dan Raki Syakir Siregar.

Acara dibuka dengan sambutan dari tim pelaksana yang menekankan pentingnya transformasi digital di pesantren.

Program Goponpes-Digital secara langsung menjawab tantangan rendahnya keterampilan pengelola pesantren dalam penggunaan teknologi digital.

Selama ini, proses pengarsipan, penyusunan surat, dan komunikasi kelembagaan masih dilakukan secara manual.

Oleh karena itu, peserta diberikan pelatihan intensif Google Workspace—Docs, Sheets, Drive, dan Gmail—dengan metode aplikatif sesuai kebutuhan administrasi pesantren.

Baca juga:  PBAK, Ketua STAI Muttaqien Purwakarta: Maba Diharapkan Bisa Cepat Beradaptasi

Selain menyasar staf administrasi dan staf keuangan, kegiatan ini juga melibatkan guru muda dan santri yang memiliki potensi digital namun belum diberdayakan secara optimal.

Peserta difasilitasi untuk membentuk tim kerja digital internal yang bertugas mengelola data santri, arsip digital, hingga jadwal kegiatan lembaga.

Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat kaderisasi digital di lingkungan pesantren, sehingga tata kelola kelembagaan menjadi lebih efektif, modern, dan berkelanjutan.

Pola Pikir Digital

“Program ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun pola pikir digital yang mendukung tata kelola pesantren di era modern. Dengan adanya partisipasi santri dan guru muda, keberlanjutan digitalisasi akan lebih terjaga,” kata Hery Dwi Yulianto.

Baca juga:  Dari IPB ke Purwakarta, Mojang Pinilih 2023 Nira Kania Bangun Gerakan Keluarga Berdaya Lewat Kayakarta

Kegiatan yang berlangsung satu hari ini mendapat sambutan positif dari pimpinan dan pengelola Pondok Pesantren Al Ajwa.

Para peserta mengapresiasi pendekatan kontekstual yang memudahkan mereka menghubungkan teknologi dengan aktivitas harian lembaga.

Sebagai bentuk keberlanjutan, tim dosen UNIKOM juga merencanakan sesi pendampingan lapangan untuk memonitor implementasi hasil pelatihan.

Program ini didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Hibah Pengabdian 2025, pada Kelompok Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, dengan ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, serta bidang fokus Produk Rekayasa Keteknikan-Digitalisasi. (Red)