IDEANEWSID. Sebanyak 132 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Dr. KHEZ Muttaqien (FEB Unismu) berpartitipasi dalam kegiatan Kuliah Praktik Bermasyarakat (KPB) – Praktik Kerja Lapangan (PKL) 2025.
Seremoni pelepasan berlangsung di Lapangan FEB UNISMU, Sabtu (23/8/2025), dihadiri pimpinan fakultas, dosen pembimbing, dan perwakilan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Purwakarta.
Ketua Pelaksana, Wahyu Yulianto, SE., M.Si., menyampaikan, peserta berasal dari dua program studi, yakni Manajemen 91 orang dan Akuntansi 41 orang. Mereka dibagi ke dalam 41 kelompok untuk mendampingi UMKM mitra di berbagai wilayah Purwakarta.
“Mahasiswa bukan hanya belajar, tetapi juga bertindak sebagai konsultan. Mereka mendampingi, memberi masukan, hingga ikut merasakan dinamika usaha di lapangan. Bahkan, tahun ini mereka didorong menulis artikel ilmiah agar pengalaman PKL lebih bermanfaat,” kata Wahyu saat dikonfirmasi, Ahad (24/8/2025).
Sementara itu, dalam sambutannya, Perwakilan DKUPP Purwakarta Suryati menyoroti tantangan klasik UMKM, terutama kurang disiplin dalam pencatatan keuangan.
“Banyak pelaku usaha yang enggan mencatat hasil penjualan maupun pengeluaran, padahal hal itu sangat penting untuk mengukur perkembangan bisnis,” ujarnya.
Dibagi Dua Kelompok UMKM
Ia juga membagi UMKM menjadi dua kelompok. Keduanya adalah Gen Z yang relatif melek digital namun lemah dalam manajemen, serta Gen Kolonial yang berpengalaman namun masih enggan beradaptasi dengan teknologi.
“Di sinilah mahasiswa FEB UNISMU punya peran penting untuk menjembatani keduanya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Suryati menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa dalam KPB–PKL.
Ia menekankan pentingnya pendampingan UMKM bukan hanya pada pencatatan keuangan, tetapi juga legalitas, sertifikasi halal, pengembangan produk, hingga pemasaran digital.
“Pemerintah menargetkan 1 juta UMKM Indonesia bersertifikat halal. Target ini besar dan butuh dukungan semua pihak, termasuk mahasiswa. Karena itu, kerja sama DKUPP dan FEB UNISMU melalui PKL ini sangat strategis untuk mendorong UMKM Purwakarta naik kelas,” katanya.
Dekan FEB UNISMU, Dr. Reza Saleh, SE., M.Ak., MH., Ak., CA, yang membuka acara ini mengatakan, KPB PKL 2025 harus lebih bermutu hasil kegiatan tidak boleh berhenti hanya pada laporan.
“Mahasiswa perlu menghasilkan publikasi ilmiah, sementara UMKM betul-betul merasakan dampaknya,” ujar Reza.
“Melalui kegiatan ini juga mahasiswa FEB UNISMU diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi UMKM Purwakarta untuk berkembang lebih profesional dan berdaya saing” ucapnya. (Red)






