IDEANEWSID. Agen Spesial Garuda Sakti Republik Indonesia (Asgas RI) sukses menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk para anggotanya bertempat di Hotel Banyuwangi, Jakarta, pada 25 – 28 Juni 2025.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat, diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah dengan antusiasme tinggi dalam meningkatkan kapasitas dan dedikasi kebangsaan.
Salah satu momen penting dalam diklat ini adalah hadirnya narasumber internasional, Prof. Gao ZhenFeng dari Shanxi Agricultural University, Tiongkok.
Dalam paparannya, Prof. Gao menyampaikan materi mendalam terkait budidaya Sorgum, tanaman pangan multifungsi yang sangat potensial dikembangkan di Indonesia sebagai bagian dari diversifikasi pangan nasional.
Materi tersebut selaras dengan visi besar yang diusung oleh Asgas RI melalui program “Siliwangi Tadabur Alam Bumi Nusantara” dengan Mikroba PA 63 Garuda.
Program ini adalah sebuah gerakan inovatif ketahanan pangan dan gizi nasional yang digagas oleh KGP Ramlan Samsuri, SE., CLA atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kakang Prabu, selaku Pembina Asgas RI.
Kakang Prabu dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menjawab tantangan masa depan bangsa terkait ketahanan pangan dan krisis gizi.
“Kolaborasi dengan para ahli, termasuk dari luar negeri seperti Prof. Gao adalah bagian dari strategi kami untuk membangun kemandirian pangan berbasis kearifan lokal yang terintegrasi dengan ilmu pengetahuan global,” kata Kakang Prabu melalui rilisnya, Senin (30/6/2025).
Diklat ini juga, kata dia, menjadi momentum penguatan internal organisasi Asgas RI dalam menyongsong peran aktif mendukung Program Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
“Dengan semangat kebangsaan, teknologi pertanian, dan kolaborasi lintas negara, Asgas RI berkomitmen untuk terus hadir sebagai agen perubahan dalam membangun Indonesia yang lebih mandiri, berdaulat, dan sejahtera,” ujarnya. (Red)






