Transplantasi Rambut Amankah?

musisi Anang Hermansyah melakukan transplantasi rambut, dan kini memiliki tampilan baru usai menjalani prosedur tersebut/Kolase Instagram @ananghijau

IDEANEWSID. Dilansir dari Healthline, Kamis (3/1/2019), transplantasi rambut adalah prosedur oleh ahli bedah plastik atau ahli dermatologi untuk mengembalikan rambut yang mengalami penipisan dan kebotakan.

Dokter biasanya memindahkan rambut dari belakang atau samping kulit kepala ke bagian depan atau atas kulit kepala. Kebotakan sendiri bisa disebabkan karena pola makan, stres, penyakit tertentu, ketidakseimbangan hormon, serta konsumsi obat-obatan.

Tanam rambut seperti yang dijalani Anang Hermansyah dapat meningkatkan penampilan dan kepercayaan diri bagi orang dengan rambut tipis atau mengalami kebotakan parah. Akan tetapi, transplantasi rambut tidak direkomendasikan bagi beberapa kondisi seperti;

– kerontokan rambut yang meluas di seluruh kulit kepala
– seseorang yang memiliki bekas luka keloid atau bekas luka tebal dan berserat yang muncul setelah cedera atau operasi
– kerontokan rambut yang disebabkan karena pengobatan seperti kemoterapi

Baca juga:  Nilai Panitia Tak Profesional, Tim Voli Sinarjabar Putuskan Walk Out

Metode Transplantasi Rambut Anang Hermansyah

Seperti diketahui musisi Anang Hermansyah melakukan transplantasi rambut, dan kini memiliki tampilan baru usai menjalani prosedur tersebut.

Dalam unggahan terbaru di akun Instagramnya, Anang terlihat botak setelah melakukan tanam rambut.

“Aku sudah sampai di New Hair Time, aku nemenin pipiku yang tercinta ini yang sangat bersemangat untuk membenarkan rambutnya biar lebih muda lagi,” kata Atta Halilintar seperti diberitakan Kompas.com, Kamis (6/1/2022).

Anang pun mengaku senang karena akan melakukan transplantasi pada rambutnya, dan merasa terlihat lebih muda. Dia pun berkonsultasi dengan dokter yang menanganinya, sebelum transplantasi rambut dilakukan.

Dijelaskan dokter tersebut, nantinya bagian depan kepala Anang yang kosong akan ditanam rambut, bagian tengah kepala yang rambutnya tipis pun akan dilebatkan.

Baca juga:  IM3 Hadirkan Kolaborasi Terbaru lewat Collabonation X dengan Seniman Lintas Genre Indonesia

“Untuk bagian donornya diambil dari sini ke belakang (rambut kepala bagian kanan), ini (bagian depan) nanti akan penuh dengan rambut, dan bagian atas yang kosong-kosong atau jarang-jarang akan dirapatkan,” terangnya.

Selain Anang, sebelumnya musisi Kevin Aprilio juga pernah melakukan transplantasi rambut di Turki. Dia bahkan turut mengomentari unggahan Anang d akun instagramnya.

Dalam prosedur transplantasi rambut seperti yang dilakukan Anang Hermansyah, ada dua jenis metode yang digunakan ahli bedah untuk mentransplantasikan rambut, di antaranya adalah follicular unit transplantation (FUT) dan follicular unit extraction (FUE).

Pada transplantasi dengan FUT, seorang ahli bedah akan memotong kulit kepala dari bagian belakang kepala. Sayatannya bisa mencapai beberapa inci. Kemudian, sayatan tersebut akan dijahit kembali. Selanjutnya, mereka memisahkan bagian kulit kepala yang diambil menjadi bagian kecil menggunakan alat khusus.

Baca juga:  Siloam Hospitals Purwakarta Berbagi di Bulan Ramadan, Juga Kenalkan Layanan Terbaru

Saat ditanamkan, bagian ini akan membantu mencapai pertumbuhan rambut yang tampak alami. Sementara dalam FUE, folikel rambut dipotong langsung dari bagian belakang kepala melalui ratusan hingga ribuan sayatan kecil.

Para dokter akan melubangi area kulit kepala yang akan menjadi tempat bagi rambut baru. Mengenai luka, FUE dianggap sebagai metode yang lebih baik dibandingkan FUT karena hanya meninggalkan bekas luka kecil berbentuk lingkaran putih yang tidak terlihat di belakang kepala.

Prosedur transplantasi rambut ini bisa memakan waktu selama empat jam atau lebih. Sedangkan, jahitan akan dilepas sekitar 10 hari setelah operasi dilakukan. Efek samping transplantasi rambut Bukan tidak mungkin jika proses tanam rambut seperti yang dilakukan Anang Hermansyah memiliki beberapa efek samping setelahnya.