Radiator Mobil Berperan Penting, Berikut Tips Perawatannya

Ilustrasi merawat radiator mobil/seva.id/

IDEANEWSID. Jika Anda seorang yang baru pertama kali memiliki mobil, artikel ini akan sangat banyak membantu. Mempunyai mobil dengan cara membeli baru atau bekas, dikembalikan kepada sejauh mana keapikan dalam merawat mobil tersebut.

Mobil baru sekalipun, akan mudah rusak manakala proses perawatannya tidak baik, atau mobil itu tidak terawat. Sebaliknya, mobil bekas jika dirawat dengan baik, ferpormanya akan tetap terjaga.

Berbicara performa mobil, dikembalikan kepada status dan kualitas mesin. Ternyata, mesin yang baik itu didukung oleh banyak faktor. Salah satu dari faktor penunjang agar mesin mobil Anda tetap baik, dengan terus merawat radiator mobil secara berkala.

Radiator berfungsi sebagai pendingin mesin yang terdiri dari unsur udara, minyak pelumas, dan cairan pendingin. Kondisi radiator merupakan salah satu penentu performa mesin mobil.

Jika radiator tidak bekerja dengan baik, performa mobil pun tidak bisa maksimal. Utamanya, cairan pendingin yang terdapat di dalam radiator.

Perlu diketahui, air atau cairan di dalam radiator berfungsi mengontrol panas pada mesin. Dengan demikian, mesin mobil mampu menghasilkan performa terbaik dan tidak cepat rusak karena overheating.

Baca juga:  Pasarkan Asuransi Secara Digital, Tugu Insurance Gandeng Cermati Protect

Sayangnya, masih banyak orang, khususnya pengendara pemula, tidak mengetahui betapa pentingnya merawat radiator mobil. Untuk itu, simak lima tips merawat radiator mobil berikut seperti dilansir dari situs ternama, biz.kompas.com

1. Cek volume air secara berkala

Permasalahan umum yang biasa dialami pengendara adalah kekurangan volume air radiator. Padahal, air radiator berfungsi mengontrol stabilitas temperatur mesin mobil.
Kekurangan air radiator dapat menyebabkan temperatur mesin mobil dapat mengalami overheat atau sangat panas. Bahkan, jika dibiarkan dalam jangka panjang, kekurangan air radiator dapat merusak seluruh mesin mobil.

Oleh karena itu, pemilik mobil harus memastikan volume air radiator memenuhi standar yang sudah direkomendasikan. Cek kondisi air secara berkala, seperti dua tiga kali sehari dalam seminggu.

2. Bersihkan tangki radiator

Berdasarkan situs web otomotif mobilku.org, tangki radiator perlu dibersihkan minimal 2 minggu sekali dan tidak boleh dibiarkan sampai kotor. Pembersihan tangki radiator dapat dilakukan dengan cara menguras.

Baca juga:  Norman Nugraha Kini Sekda Termuda se-Indonesia Salip Muhammad Hasbi

Jika tidak dibersihkan secara rutin, komponen-komponen radiator yang berbahan dasar logam berisiko mengalami korosi. Hal ini dapat mengurangi usia pemakaian radiator.

Pembersihan tangki secara rutin juga menghindarkan mesin dari kondisi overheat. Dengan kata lain, temperatur mesin mobil dapat dipertahankan dalam kondisi normal.

Selain itu, Anda juga dapat berhemat dengan rutin membersihkan tangki radiator. Sebab, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk menyervis mesin atau mengganti radiator.

3. Jangan gunakan air tanah

Banyak pengemudi menganggap bahwa radiator dapat diisi dengan cairan apa saja, termasuk air tanah. Padahal, hal ini sama sekali tidak dianjurkan.

Pasalnya, air keran mengandung zat-zat besi yang dapat memicu karat atau korosi pada komponen dan tangki radiator.

Sebagai gantinya, isi air radiator mobil dengan air mineral atau air dari PAM. Kedua air tersebut tidak mengandung zat besi dan aman digunakan sebagai air pengganti radiator.

Baca juga:  Momen Kapolres Purwakarta Disuntik Vaksin Dosis Ketiga

4. Pilih radiator coolant

Agar radiator mobil lebih awet, cobalah menggunakan radiator coolant untuk mengisi radiator. Sesuai namanya, cairan ini berfungsi untuk mengontrol temperatur mesin mobil dan mencegah overheating seperti air radiator.

Selain fungsi tersebut, radiator coolant juga dapat membersihkan karat dan kotoran-kotoran yang menumpuk di dalam tangki radiator. Dengan demikian, tangki radiator jadi lebih tahan lama.

5. Pastikan radiator sudah tertutup rapat

Setelah mengecek atau mengisi air radiator, tutuplah radiator dengan benar dan rapat. Sebab, radiator yang tidak tertutup rapat bisa menyebabkan cairan radiator coolant mengalami kebocoran ketika menahan temperatur mesin mobil yang bersuhu panas.

Jika diperlukan, Anda bisa menutup katup radiator berkali-kali agar tertutup rapat. Dengan demikian, kebocoran radiator dapat dicegah dan mesin mobil tetap terlindungi.

Itulah lima cara merawat radiator agar berfungsi dengan baik. Semoga dengan cara tersebut, mobil Anda tetap terawat dan performanya terjaga.