Mikroba PA 63 Garuda Kembali Tunjukkan Hasil, Petani di Martapura OKU Timur Sumsel Panen Raya

PANEN RAYA. Danpuslatpur Kodiklatad Brigjen TNI Dany Rakca menghadiri panen raya padi bersama petani di Kelurahan Bukit Sari, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Kamis 27 Maret 2025.

IDEANEWSID. Program Siliwangi Tadabur Alam Bumi Nusantara yang diusung Agen Spesial Garuda Indonesia (Asgas) RI dan Kaluruhan Galuh Pakuan Pajajaran (KGPP) kembali menunjukkan hasil positif.

Kali ini, petani di Kelurahan Bukit Sari, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan yang merasakan manfaat program yang mengusung cairan Mikroba PA 63 Garuda tersebut.

Untuk diketahui, Mikroba PA 63 Garuda disebarluaskan secara masif ke berbagai wilayah di Indonesia melalui program Siliwangi Tadabur Alam Bumi Nusantara.

Program ini telah sukses di Bima, Dompu, Keli, Wera dan Roka NTB. Kemudian di Jeneponto, Jampea dan Selayar Sulawesi Selatan. Selanjutnya di Karawang Jawa Barat, Jawa Tengah, Maluku dan lainnya.

Pembina Asgas RI yang juga Perwakilan KGPP Ramlan Samsuri, akrab disapa Kakang Prabu menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan petani di OKU Timur yang berhasil menggelar panen raya.

Baca juga:  PLN Siapkan Jaringan Listrik Terintegrasi Layanan Teknologi Digital untuk Smart City di IKN

“Syukur Alhamdulillah, manfaat Mikroba PA 63 Garuda dirasakan para petani di OKU Timur yang telah berhasil menggelar panen raya,” kata Kakang Prabu kepada wartawan saat dikonfirmasi, Kamis (27/3/2025).

Ini, sambungnya, membuktikan bahwa program Siliwangi Tadabur Alam Bumi Nusantara sejalan dengan program Ketahanan Pangan Nasional. “Ini juga bagian dari upaya mewujudkan Kedaulatan Pangan Nasional,” ujarnya.

Kakang Prabu yang menemukan formula Mikroba PA 63 Garuda bersama-sama dengan Iman Untung Slamet atau dikenal Prof Jiun ini pun semakin termotivasi menyebarkan Mikroba PA 63 Garuda lebih luas lagi.

“Insyaallah, ikhtiar ini demi tercapainya kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani. Juga mewujudkan ketahanan pangan yang bermuara pada Ketahanan Pangan Nasional,” ucapnya.

Baca juga:  Dapat Hadiah Umrah Gratis dari Danrem 063/SGJ, 12 Prajurit Terbaik Langsung Sujud Syukur

Paneh Lebih Cepat, Lebih Baik dan Tekan Biaya Produksi 

 

Sementara itu melalui rilisnya, Danpuslatpur Kodiklatad Brigjen TNI Dany Rakca menghadiri panen raya padi bersama petani di Kelurahan Bukit Sari, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Kamis 27 Maret 2025.

Area lahan pertanian lokasi panen raya tersebut sebelumnya telah disemprot cairan Mikroba PA 63 Garuda. Para petani pun mengaku ada peningkatan hasil panen kali ini.

“Hasil panen meningkat. Salah seorang petani mengaku panennya mencapai 2.044 kilogram dari panen sebelumnya yang hanya 1.006 kilogram,” kata Brigjen TNI Dany Rakca.

Tak hanya itu, sambungnya, penggunaan Mikroba PA 63 Garuda juga berhasil mengurangi penggunaan pupuk. “Dari yang biasanya menggunakan empat karung, untuk kali ini para petani hanya menggunakan 2,5 karung. Dengan begitu biaya produksi berhasil ditekan,” ujarnya.

Baca juga:  Giliran Masyarakat Jeneponto dan Selayar Merasakan Manfaat Mikroba PA 63 Garuda dari Asgas RI

Lebih lanjut ia mengungkapkan, biasanya panen padi dilakukan empat bulan sekali, namun setelah penggunaan Mikroba PA 63 Garuda masa panen lebih cepat. Bulir padinya pun besar dan padat.

“Terbukti, Mikroba PA 63 Garuda membuat padi tumbuh lebih cepat lebih bagus dan menekan biaya produksi,” ucap Brigjen TNI Dany Rakca.

Sebelumnya, penggunaan Mikroba PA 63 Garuda juga telah dilakukan di Dusun Talang Masri, Desa Peracak, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Bahkan, daerah yang dijadikan sebagai lokasi Ketahanan Pangan Puslatpur Kodiklatad seluas 276 Hektare tersebut ditinjau langsung oleh KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Rabu, 12 Maret 2025 lalu. (Red)