IDEANEWSID. Kota Purwakarta baru saja kehilangan salah satu talenta muda yang semasa hidupnya aktif dalam aksi peduli kemanusiaan dan kegiatan kemasyarakatan.
Adalah Atep Heru Susela, putra kedua dari tiga bersaudara pasangan Sobarna dan Oom Komariah. Atep wafat di usia 34 tahun dan meninggalkan banyak kenangan bagi kerabat dan koleganya di Purwakarta.
Tercatat, Atep Heru merupakan bagian dari keluarga besar Bela Purwakarta (Belpur), sebuah wadah silaturahmi lintas komunitas, kelembagaan dan lintas tokoh masyarakat serta individu berprestasi dan bertalenta.
Atep yang multitalenta dengan kompetensi menyanyi, MC, host serta bakat kreatifnya kerap mewarnai ragam kegiatan di Purwakarta.
Atep Heru sempat merilis single yang berjudul “Meninggalkanku”. Seolah berkaitan dengan judul lagu tersebut, Atep kini telah “meninggalkan” keluarga, kerabat, serta rekan untuk selama-lamanya.
Founder Bela Purwakarta, Aa Komara, mengatakan, sosok Atep Heru memiliki sikap teladan yang patut dibanggakan. Almarhum sangat militan dalam giat peduli kemanusiaan.
“Sebagaimana diketahui, Belpur kerap menggelar event galang dana untuk membantu warga yang terdampak musibah atau bencana, baik di internal Purwakarta, lintas kota, hingga ke lintas provinsi. Atep Heru selalu aktif turut serta,” kata Aa Komara, Selasa (29/9/2026).
Atep Heru, sambungnya, selalu sigap dan hadir dengan segera tanpa perlu dikomando.
“Tahu-tahu sudah ada di lokasi dan siap menyumbangkan suara merdunya untuk memeriahkan acara galang dana atau menjadi pemandu acara. Itu yang saya kagum dari Atep,” ujarnya.
Kenang Aktivitas Belpur Lainnya
Aa Komara juga turut mengenang para aktivis Belpur yang telah wafat. Secara berturut-turut hampir setahun sekali Belpur kehilangan sahabat dalam perjuangan.
Dimulai dari almarhum Wahyu ketua komunitas ojol Gobers (Gojek Bersatu), almarhum Suripto ketua Asosiasi Bank Sampah (Asobsi), almarhum Luki ketua Ormas GAPSA, almarhumah Meita Affandi founder I’M Production yang bergerak di bidang modelling.
“Kami tidak akan lupa terhadap peran dan jasa mereka sampai kapan pun, banyak kenangan terutama dalam momentum aksi peduli kemanusiaan. Insyaallah mereka layak menjadi penghuni surga,” ucapnya.
Ucapan belasungkawa terhadap Atep Heru juga datang dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang diwakili Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purwakarta, Aep Durohman, dan Ketua Komite Ekonomi Kreatif, Rhana Cahya Nugraha.
Keduanya mempublikasikan video ucapan bela sungkawa sebagai tanda apresiasi terhadap dedikasi Atep Heru Susela semasa hidupnya. (Red)






