Jambi Serius Wujudkan Swasembada Pangan, Galang Sinergi Multisektor saat Rapat Strategis LTT & Brigade Pangan

KETAHANAN PANGAN. Pemerintah Provinsi Jambi menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ketahanan pangan melalui Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Brigade Pangan yang digelar di Aula Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi, Selasa (16/7/2025) lalu.

IDEANEWSID. Pemerintah Provinsi Jambi menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ketahanan pangan melalui Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Brigade Pangan yang digelar di Aula Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi, Selasa (16/7/2025) lalu.

Langkah ini menjadi bagian penting dari komitmen daerah mendukung Program Swasembada Pangan Nasional 2024–2025.

Rapat ini bukan sekadar seremoni, sejumlah tokoh kunci dari pusat hingga daerah berkumpul untuk membahas langkah konkret di lapangan.

Baca juga:  Pemkab Purwakarta Gelar Gerakan Pangan Murah, 5 Ton Beras Langsung Ludes

Hadir sebagai pembicara utama, Yuris Tiyanto, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Jambi, yang menegaskan pentingnya percepatan realisasi program pertanian unggulan.

“Optimalisasi lahan, cetak sawah baru, pompanisasi, hingga pengembangan padi gogo, semua harus digerakkan secara terpadu. Ini misi bersama untuk mewujudkan Jambi sebagai lumbung pangan nasional,” kata Yuris melalui rilisnya, Rabu (20/8/2025).

Salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan program ini adalah keterlibatan lintas sektor, dari sipil hingga militer.

Baca juga:  Pemkab Purwakarta Lepas Puluhan Mahasiswa PKL Politeknik Statistika STIS

Brigjen TNI Arif Hendro Djatmiko, Ketua Koordinator Pelaksana Swasembada Pangan Jambi, menyatakan kesiapan TNI mendampingi petani langsung di lapangan.

“Brigade Pangan bukan hanya konsep, ini aksi nyata. Kami siap bergandengan tangan dengan petani demi satu tujuan besar: Jambi swasembada pangan,” ujarnya.

Masing-masing membawa peran strategis, yakni Polbangtan sebagai pencetak tenaga ahli muda pertanian, BRMP sebagai motor inovasi, dan Bapeltan sebagai pusat peningkatan kapasitas SDM pertanian.

Baca juga:  Dukung Telekomunikasi dan Ekonomi Digital, IOH - Ericsson Rampungkan Integrasi Jaringan di Jabodetabek

Para peserta rapat sepakat untuk menghadapi tantangan teknis seperti ketersediaan irigasi, alat mesin pertanian (alsintan), dan perbaikan koordinasi antarinstansi.

Semangat gotong royong menjadi fondasi dalam mencapai target-target tanam yang ditetapkan.

Dengan koordinasi yang solid dan semangat kolaborasi multisektor, Provinsi Jambi menatap masa depan pangan yang lebih mandiri, kuat, dan berdaulat. (Red)