IDEANEWSID. Agen Spesial Garuda Sakti (Asgas RI), LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung berhasil menuntaskan masalah bau menyengat akibat limbah sampah di Pasar Ciwastra, Kota Bandung.
Keberhasilan tersebut berkat kekompakan ketiganya menggunakan “jurus” Mikroba PA 63 Garuda, sebuah inovasi berupa cairan pengurai limbah yang diformulasikan untuk mengatasi bau tak sedap tanpa mencemari lingkungan.
Adalah Pembina Asgas RI yang juga Dewan Kehormatan LSM GMBI, Ramlan Samsuri yang menggagas penggunaan Mikroba Pa 63 Garuda ini. Pria yang akrab disapa Kakang Prabu ini juga tercatat sebagai perwakilan Dinasti Kaluhuran Galuh Pakuan Padjadjaran (KGPP).
Uji coba aplikasi Mikroba PA 63 Garuda dilakukan langsung di kawasan Pasar Ciwastra dan disaksikan warga pasar serta perwakilan DLH Kota Bandung yang turut mengapresiasi langkah kolaboratif ini.
“Penggunaan Mikroba PA 63 Garuda ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam penanganan bau limbah, tidak hanya di Pasar Ciwastra, tapi juga di pasar-pasar lain di Kota Bandung,” kata Kakang Prabu lewat rilisnya, Senin (16/6/2025).
Perwakilan DLH Kota Bandung Yeti menambahkan, inisiatif ini menjadi contoh konkret sinergi antara masyarakat, organisasi, dan pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar.
“Kami menyambut baik kerja sama seperti ini. Setelah kami siram sampah tersebut dengan Mikroba PA 63 Garuda, alhamdulillah sampah jadi tidak bau. Ini adalah inovasi yang bagus dan bisa dijadikan solusi dalam menangani permasalah bau sampah,” ujar Yeti.
Langkah ini, sambungnya, menunjukkan komitmen bersama dalam mencari solusi nyata atas persoalan lingkungan perkotaan, khususnya pengelolaan limbah sampah di area pasar tradisional.
“Dengan pendekatan kolaboratif dan teknologi tepat guna, Pasar Ciwastra kini bergerak menuju lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari bau menyengat,” ucapnya. (Red)






