Ahmad Syaikhu – Ilham Habibie Unggul di Poling Netizen Usai Debat Pilgub Jabar Jilid II

IDEANEWSID. Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu – Ilham Habibie atau disingkat ASIH, semakin optimis mendapatkan suara mayoritas warga Jawa Barat pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 ini.

Demikian disampaikan Ahmad Syaikhu usai debat pilgub kedua yang digelar di Cirebon dan disiarkan langsung melalui beberapa saluran YouTube pada Sabtu (16/11/2024) malam lalu.

“Alhamdulillah, dukungan masyarakat terus mengalir. Insyaallah, semakin banyak juga komunitas, organisasi dan kelompok masyarakat yang mendeklarasikan dukungan untuk ASIH,” kata Syaikhu kepada wartawan, Ahad (17/11/2024).

Hal ini ditegaskan dengan hasil poling di akun Instagram @infojawabarat, terpantau Senin (18/11/2024) pukul 08.17 WIB dengan total lebih dari 14.500 jumlah suara netizen.

Baca juga:  Wujudkan Purwakarta Berkah, Zainal-Sona Siapkan Selusin Program Unggulan

Poling itu menunjukkan pasangan Ahmad Syaikhu – Ilham Habibie memperoleh 49 persen, unggul tipis dari pesaing utamanya pasangan Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan dengan yang meraih 45 persen.

Adapun pasangan Acep Adang – Gitalis Dwi maupun Jeje – Ronal sama-sama memperoleh 3 persen saja.

Beda Pandangan Terkait Polusi Udara

Sebelumnya, pada debat kedua Pilgub Jabar, ada sesi yang menarik perhatian netizen, yakni perdebatan antara Ahmad Syaikhu dengan Dedi Mulyadi.

Baca juga:  Maknai Hari Pahlawan Lewat Eufo Labs, SD Labschool UPI Juga Promosikan Sekolah

Keduanya memperdebatkan soal buruknya kualitas udara di kawasan industri di Purwakarta. Untuk diketahui, Dedi Mulyadi pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta dua periode.

Ahmad Syaikhu mengkritik bau menyengat di kawasan industri Cikampek hingga Purwakarta yang mencerminkan buruknya pengelolaan lingkungan di wilayah tersebut.

“Kualitas lingkungan hidup di Purwakarta dan sekitarnya belum baik. Apa langkah konkret yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah ini?” kata Ahmad Syaikhu melempar pertanyaan.

Dedi Mulyadi pun memberikan jawabannya, bahwa selama menjabat sebagai Bupati Purwakarta kemudian menjadi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, ia telah berkontribusi dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Baca juga:  Edarkan Sabu, Bunda Dea Ditangkap Satnarkoba Polres Subang

Akan tetapi, dirinya mengakui bahwa kebijakan yang ada saat ini belum terintegrasi dengan baik.

“Kualitas udara relatif baik, tetapi masalah kita adalah tingkat kebijakan yang belum terintegrasi serta kurangnya eksekusi. Jika kami terpilih, semua itu akan menjadi prioritas untuk diselesaikan,” ujar Dedi.

Terkait solusinya, keduanya pun memiliki pandangan berbeda. Ahmad Syaikhu fokus pada penerapan sanksi tegas, sementara Dedi Mulyadi ingin ada integrasi dan eksekusi yang sejalan antara pusat dan daerah dalam penanganan masalah polusi. (Red)