Bidnaker DPW PKS Jawa Barat Gelar Talkshow Hubungan Industrial yang Berkeadilan dan Berkesejahteraan

TALK SHOW. Bidang Ketenagakerjaan DPW PKS Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan talk show bertema Hubungan Industrial yang Berkeadilan dan Berkesejahteraan di Hotel Mercure, Karawang Barat, Sabtu (30/9/2023).

IDEANEWSID. Bidang Ketenagakerjaan (Bidnaker) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Diskusi Panel (Talkshow) bertema Hubungan Industrial yang Berkeadilan dan Berkesejahteraan.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mercure, Karawang Barat, Sabtu (30/9/2023).

Dalam talkshow ini hadir ketua Umum DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu serta para pembicara yang terdiri dari unsur partai. Antara lain Kabidnaker DPW PKS Jawa Barat, Mochammad Ichsan dan Abdul Hadi Wijaya, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jabar.

Ada pula Richardo Lumalessil mewakili Pengusaha, Lucky selaku Kabid Hubungan Industrial Disnaker Jabar, M. Sidharta dari SPSI LEM mewakili serikat pekerja, DR. Daduk- Merdika, pakar manajemen Universitas Telkom mewakili unsur akademisi.

Baca juga:  Berikut Hasil Penilaian Asesmen Peserta Seleksi Terbuka JPT Pratama Purwakarta

Kemudian ada DR. Yosminaldi Nur ketua ASPHRI mewakili unsur asosiasi profesi.

Sementara para peserta yang hadir berasal dari unsur profesional, serikat pekerja, pengusaha dan pegiat UMKM, unsur pengemudi daring dan unsur komunitas pekerja.

Iklim Berwirausaha 

Mochamad Ichsan selaku Kabidnaker DPW PKS Jawa Barat menyatakan, permasalahan hubungan industrial tidak berkesudahan sehingga kerap terjadi ketidaksesuaian antara pengusaha dan pekerja.

Baca juga:  From Nature To Future, PLN UP3 Purwakarta Dukung Launching PLTS Ground-Mounted 100 MWp Terbesar di Indonesia

“Undang-undang Cipta Kerja yang diharapkan mampu memperkecil gap tersebut justru malah semakin memperluas jarak keduanya,” kata Ichsan.

Jika ini berlanjut, kata Ichsan, akan membahayakan iklim berwirausaha dan bekerja di Indonesia.

“Akhirnya akan berdampak pada pembangunan ekonomi bangsa,” ujarnya menambahkan.

Menurut Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah bahwa Indonesia pada 2030-2040 akan mengalami bonus demografi. Maka dari itu harus dipersiapkan dengan matang, baik peningkatan ruang usaha maupun keahlian kerja.

Baca juga:  Persiapan Panen Raya dengan Mikroba PA 63 Garuda, Jenderal Dudung Kirim Staf Ahli ke Pakisjaya Karawang

Tidak hanya pada dunia industri, bahkan dunia pendidikan akan terdampak sebab memiliki tanggung jawab menyiapkan tenaga kerja terampil.

“Dalam hal ini PKS Kerap mengkritisi setiap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada pekerja dan pengusaha sesuai prinsip keadilan,” ucap Ichsan.

Untuk itulah, lanjutnya, PKS Jawa Barat mengadakan diskusi Panel (talkshow) yang bertajuk Hubungan Industrial yang Berkeadilan dan Berkesejahteraan ini. “Sekaligus mengangkat citra PKS dan calon anggota dewan dalam kontestasi Pemilu 2024,” ujarnya. (Red)