IDEANEWSID. Yayasan Pusat Beladiri Campuran Purwakarta (PBCP) sukses mengharumkan nama Kabupaten Purwakarta pada Kejuaraan Nasional 1st Victory National Open Taekwondo Championship 2023.
Mengirimkan 26 atlet terbaiknya dari Pyeong Taekwondo Purwakarta dan Indonesia Taekwondo Fun (ITF) Pengurus Cabang Purwakarta, PBCP sukses meraih titel Juara Umum 3.
Ketua Yayasan PBCP, H. Trisno Aminoto, S.E., menyebutkan, sejatinya pihaknya bisa meraih predikat Juara Umum 1 karena total ada 14 medali emas yang berhasil diraih.
“Hanya saja dari 14 medali emas itu yang masuk hitungan untuk juara umum cuma delapan medali emas,” kata Trisno saat ditemui di Sekretariat PBCP, Jl. Ipik Gandamanah No. 5, Kelurahan Tegalmunjul, Purwakarta, Rabu (22/2/2023).
Adapun enam medali emas lainnya, sambung Trisno, tak masuk hitungan karena jumlah atlet pada kelas itu kurang.
Untuk diketahui, kejurnas tersebut berlangsung di Gelanggang Olahraga Padjadjaran, Kota Bandung, Jawa Barat, pada 18-19 Februari 2023.
Gelar Juara Umum 1 diraih oleh Black Eagle Yogya yang menurunkan 74 atlet dengan raihan 13 medali emas. Sedangkan Juara Umum 2 diraih Jossma Yogya yang menurunkan 64 atlet dengan raihan 12 emas.
Adapun kejurnas tersebut diikuti 418 atlet dari 17 klub se-Indonesia. Ke-17 ini di antaranya berasal dari Bengkulu, Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Kepulauan Riau.
“PBCP lebih efektif. Dari 26 atlet sebanyak 25 di antaranya meraih medali. Yakni terdiri dari 14 emas, enam perak, dan lima perunggu,” ujarnya.
Meski tak memenuhi target Juara Umum 1, kata Trisno, namun pencapaian tersebut sudah sangat bagus.
Trisno yang tercatat sebagai Pelatih Utama Pyeong Taekwondo Purwakarta ini pun menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung PBCP.
“Terutama kepada Bupati Purwakarta Ambu Anne Ratna Mustika. Mudah-mudahan Ambu bisa menyempatkan diri mengunjungi anak-anak saat berlatih,” ucapnya.
Trisno juga menyampaikan terima kasihnya kepada Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Barat Denda Alamsyah yang hadir dan memberikan dukungannya secara langsung.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Trisno kepada Lurah Tegalmunjul Bapak Dadan Sahrial Ismail, yang kerap mendukung kiprah PBCP.
“Alhamdulillah, ini semakin mempererat silaturahmi di antara para pegiat olahraga,” kata pria yang juga mengemban tugas sebagai Pembina ITF Pengcab Purwakarta ini.
Perkembangan Luar Biasa

Sementara itu, Manager Tim Pyeong Taekwondo Purwakarta, Frans Dory menyebutkan, para atlet menunjukkan perkembangan luar biasa pada kejurnas tersebut, terutama dalam ketahanan fisik.
“Persiapan tim selama tiga bulan, terutama untuk fisik. Ini hasil evaluasi usai kejurnas sebelumnya di Jakarta,” ujar Frado panggilan akrabnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum ITF Pengcab Purwakarta ini mengungkapkan, ke-26 atlet turun di kategori Kyorugi.
Yakni di kelas C usia 10 – 11 tahun, kelas D usia 12 – 13 tahun, kelas junior usia 14 – 16 tahun dan kelas senior usia 17 ke atas.
“Adapun saat ini kami terus membina atlet kelas A usia 6 – 7 tahun dan kelas B usia 8 – 9. Di mana, kedua kelas ini masuk kategori Internasional Children Taekwondo Union atau ICTU,” ucapnya.
Selesai kejurnas ini, pihaknya langsung mempersiapkan para atletnya untuk berlaga di Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) yang diselenggarakan KORMI pada Juli 2023 mendatang di Kota Bandung.
“Kami tengah persiapan mengikuti seleksi internal se-Jawa Barat usai Lebaran nanti. Kami optimis bisa lolos seleksi untuk kemudian bertanding mewakili Jawa Barat pada Fornas tersebut,” ujarnya. (Red)






