Wapres Buka Muktamar XXII DII Secara Virtual

Wapres KH Ma’ruf Amin saat membuka secara virtual Muktamar XXII DDI yang diselenggarakan di Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (22/2/2024).

IDEANEWSID. Wakil Presiden atau Wapres Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin membuka Muktamar Darud Da’wah Wal-Irsyad (DDI) XXII secara virtual, Selasa (22/2/2024).

Wapres mengharapkan, DDI terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya memperbaiki kualitas pendidikan bagi generasi penerus bangsa Indonesia.

“Saya berharap, melalui semua institusi pendidikan di bawah naungannya, DDI dapat menjadi mitra pemerintah untuk terus memperbaiki mutu pendidikan bagi generasi penerus bangsa,” ujar Wapres KH Ma’ruf Amin saat membuka secara virtual Muktamar XXII DDI yang diselenggarakan di Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Baca juga:  Wapres Imbau Masyarakat Lapor SPT Tahunan Pajak Tepat Waktu

Wapres menuturkan bahwa pengembangan SDM unggul saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah, karena SDM unggul merupakan kunci untuk mewujudkan visi Indonesia maju. Sedangkan mutu SDM, menurutnya di antaranya ditentukan oleh pendidikan dan karakter yang kuat.

“Harus kita akui, kita masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan kualitas sistem pendidikan di Indonesia. Pekerjaan ini menuntut kolaborasi banyak pihak, termasuk organisasi masyarakat di bidang keagamaan seperti DDI,” ujar Wapres.

Baca juga:  Wapres Tinjau Lokasi Pascagempa Banten

Oleh sebab itu, pada acara yang mengusung tema “Aktualisasi Nilai-Nilai _Wasathiyah Addariyah_ untuk Indonesia Maju” ini, Wapres mengharapkan tiga hal pokok yang dapat disumbangkan oleh organisasi keagamaan termasuk DDI.

“Pertama, membangun masyarakat yang _wasathiyyin_ yaitu masyarakat yang berfikir moderat. Moderasi beragama atau _at-tawassuth_ atau bersikap tengah-tengah, sedang-sedang, tidak ekstrem kiri ataupun ekstrem kanan,” katanya

Dengan menerapkan nilai-nilai _wasathiyah_, sambung Wapres, perdamaian dalam kemajemukan di tanah air diharapkan dapat terpelihara dengan baik.

Baca juga:  Wapres: Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran

“Anugerah Allah SWT ini jangan sampai rusak karena paham-paham ekstrem, baik itu _al ifrath_ atau golongan yang intoleran karena berlebihan dalam beragama, maupun _al tafrith_ yaitu golongan yang apatis, tidak bersemangat dalam beragama dan berdakwah,” terangnya.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, serta Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas.