NANO Sudah 100 Persen Terjual, Meledak?

NANO (XNO)/quora.com

IDEANEWSID. Tahun 2022 sudah berjalan lebih dari dua pekan, bahkan dalam hitungan hari, Januari sebagai bulan pertama akan berakhir. Berkenaan dengan waktu yang terus berjalan, cryptocurrency juga terus berkembang, bullish bearish jadi istilah familiar.

Investasi kripto tetap akan menjadi hal yang menarik untuk dibahas. Meski beresiko tinggi, jika didalami investasi aset kripto cukup menjanjikan untuk jangka pendek, menengah sampai panjang.

Babak baru cryptocurrency memang sudah dimulai. Di tengah perdagangan yang bergejolak, di penghujung tahun 2021, nilai agregat mata uang digital telah meningkat sebesar 185 persen di tahun kemarin.

Melansir The Motley Fool, dua raksasa kripto, yakni Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), telah memainkan peranan penting dalam mendorong nilai pasar total cryptocurrency lebih tinggi. Duo dinamis ini menghasilkan 62 persen dari nilai pasar crypto senilai US$ 2,2 triliun.

2021 merupakan tahun di mana cryptocurrency dengan keunggulan kompetitif yang jelas bersinar terang. Keunggulan kompetitif ini mengacu pada proyek-proyek blockchain yang menunjukkan keunggulan kompetitif atas 15.700-plus cryptocurrency terdaftar lainnya.

Baca juga:  PWI Anulir Penghargaan Anugerah Kebudayaan Wali Kota Bekasi

Diferensiasi sangat penting bagi mata uang digital untuk menonjol di ruang yang semakin ramai. Tak terkecuali di tahun 2022 sekarang. Akan banyak kejutan tentunya.

Salah satu mata uang digital yang menawarkan keunggulan kompetitif dan keuntungan menarik seperti yang dikutip dari The Motley Fool dan kontan.co.id akan dibahas di bawah ini.

Sebagai perbandingan, segelintir proyek blockchain menonjol karena menawarkan keunggulan kompetitif yang sebenarnya, sehingga memiliki prospek positif dalam jangka panjang. Salah satu di antaranya adalah NANO (XNO).

Sejumlah kecil koin berorientasi jaringan pembayaran juga menawarkan keunggulan kompetitif yang jelas. Salah satu contohnya adalah NANO. Tiga aspek yang memungkinkan NANO berdiri tegak di atas sebagian besar jaringan yang berfokus secara finansial adalah skalabilitas, kecepatan, dan biayanya.

Hal pertama yang akan diperhatikan oleh calon investor tentang NANO adalah ini bukan jaringan blockchain tradisional. Sebaliknya, itulah yang dikenal sebagai blockchain block-lattice.

Baca juga:  Dukung Telekomunikasi dan Ekonomi Digital, IOH - Ericsson Rampungkan Integrasi Jaringan di Jabodetabek

Dengan block-lattice, setiap pengguna memiliki blockchain mereka sendiri yang dapat mereka tambahkan secara gratis. Tidak harus bersaing dengan pengguna lain, atau dengan persetujuan dari siapa pun selain pengirim dan penerima pembayaran.

Hal ini memungkinkan jaringan ditingkatkan dengan cepat tanpa mengurangi keefektifannya. NANO juga merupakan jaringan secepat kilat. Menurut tim pengembangannya, NANO dapat menyelesaikan transaksi dalam waktu kurang dari satu detik.

Mempertimbangkan bahwa dibutuhkan pembayaran lintas batas dengan infrastruktur pembayaran yang ada hingga satu minggu untuk memvalidasi dan menyelesaikan transaksi, NANO dapat menyelesaikan pembayaran keuangan dalam waktu kurang dari satu detik adalah hal yang mencengangkan.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap, pada saat penulisan Rabu (19/1/2022) pukul 00.22 WIB, NANO dijual di harga Rp41.200 perkeping. NANO mengalami penurunan transaki 24 jam, 5,11 persen, transaksi sepekan menurun 7,11 persen.

Baca juga:  Bank bjb Teken MoU dengan KCIC, Hadirkan Berbagai Produk, Jasa dan Layanan Perbankan

Di pasaran, NANO memiliki suplai maksimal 133.248.297 NANO dan suplai total 133.248.297 NANO. Artinya, NANO sudah benar-benar habis terjual, dan saat ini NANO 100 persen sudah beredar di pasaran tidak lagi di pihak developer.

Karena sudah 100 persen terjual, akan kah NANO meledak to the moon? Tentu hal itu dikembalikan lagi kepada sentimen pasar, jika program dan teknologi NANO diterima dunia, tentu uang kripto yang satu ini bisa bernilai ratusan bahkan ribuan persen dari harganya saat ini.

Disclaimer : Metode, angka, teknik, pendapat, saranan atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.